linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Minus PDIP, 8 Fraksi DPR Minta MK Tetap Terapkan Sistem Pemilu Proporsional Terbuka
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Minus PDIP, 8 Fraksi DPR Minta MK Tetap Terapkan Sistem Pemilu Proporsional Terbuka
News

Minus PDIP, 8 Fraksi DPR Minta MK Tetap Terapkan Sistem Pemilu Proporsional Terbuka

Nur M
31 Mei 2023
Share
waktu baca 3 menit
Gedung MK Mahkamah Konstitusi
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). [Dok. Istimewa]
SHARE

linimassa.id – Delapan fraki di DPR–minus PDIP–meminta Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan tetap menerapkan sistem proporsional terbuka pada Pemilu 2024.

Hal ini menyusul dugaan bocornya putusan MK terkait uji materi sistem pemilu legislatif yang beredar beberapa waktu belakangan.

Kedelapan fraksi di parlemen itu menegaskan kembali sikap mereka menolak sistem proporsional tertutup pada Pemilu 2024.

“Maka kita meminta supaya tetap sistemnya terbuka,” kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Kahar Muzakir di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/5/2023).

Kahar menyampaikan, proses tahapan pemilu saat ini sudah berjalan. Terlebih parpol peserta pemilu sudah menyerah daftar calon sementara (DCS) anggota legislatif ke KPU RI.

“Setiap partai politik calegnya itu dari DPRD Kabupaten/Kota, DPR RI jumlahnya kurang lebih 20 ribu orang.”

“Jadi kalau ada 15 partai politik itu ada 300 ribu (orang). Nah, mereka ini akan kehilangan hak konstusionalnya kalau dia pakai sistem tertutup,” ujarnya.

Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) juga menegaskan dukungan terhadap sistem pemilu proporsional terbuka.

“Kami mendukung sistem proporsional terbuka. Kami tidak ingin mendapat calon anggota DPR RI seperti membeli kucing dalam karung,” ucapnya.

Dia mengingatkan pula agar para hakim MK tetap konsekuen dengan sistem proporsional terbuka dalam memutus gugatan terkait sistem pemilu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kami mendorong, mengingatkan kepada hakim-hakim MK agar tetap konsekuen dan melihat time frame waktunya agar kita fokus.”

“Agar bagaimana ke depan bisa menyelenggarakan perhelatan demokrasi yang beretika, yang jurdil (jujur dan adil), transparan,” tuturnya.

Ibas menambahkan, rumor bocornya putusan MK yang akan menerapkan kembali sistem proporsional tertutup sebagai pengingat bagi publik.

Sehingga meminta publik untuk tidak mengesampingkannya.

“Testimoni dari Prof. Denny (Indrayana) itu adalah pengingat supaya kita tidak tertidur di saat kita semua sedang berupaya berkompetisi secara sehat,” kata Ibas.

Sementara itu, Ketua Fraksi NasDem Roberth Rouw meminta Presiden Joko Widodo mendukung agar MK tidak memutuskan Pemilu 2024 dilakukan dengan sistem proporsional tertutup.

Sebab, menurutnya, hal itu justru akan membuat situasi politik menjadi gaduh. Lantaran proses pemilu yang sudah berlangsung setengah jalan.

“Kami minta juga Presiden bisa mendukung apa yang menjadi harapan dari masyarakat.”

“Ini bukan cuma harapan kami, tapi ini harapan dari masyarakat untuk pemilu ini bisa secara terbuka karena itu hak rakyat,” ucap dia.

Adapun 8 fraksi DPR yang meminta MK tetap menerapkan sistem pemilu proporsional terbuka, yakni Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, Demokrat, PKS, PAN dan PPP.

Hanya PDIP yang tetap mendukung penerapan sistem pemilu proporsional tertutup.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

BPS Kota Tangsel
BPS Kota Tangsel Ungkap Sensus Ekonomi Terkendala di Kawasan Elite
News
SDIP Pamulang
Konflik Kepemilikan Lahan, Siswa TKIP – SDIP Pamulang Jalani PJJ Pasca Kericuhan
Pendidikan
Liga Inggris
Pekan Perdana Liga Inggris, Tim Non Unggulan Kuasai Papan Atas
News
AI
AI Makin Masuk Dunia Kerja, Fresh Graduate Harus Takut atau Justru Beradaptasi?
Teknologi
Trans Banten
Trans Banten Akan Berbayar, Tarif Diusulkan Rp3.000-Rp5.000
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan