LEBAK, LINIMASSA.ID – Kereta anjlok di Stasiun Rangkasbitung, sehingga menyebabkan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line tujuan Stasiun Tanah Abang mengalami gangguan.
Kereta anjlok di sekitar area Stasiun Rangkasbitung, tepatnya di perlintasan kereta api Kampung Leuwiranji, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Peristiwa Kereta anjlok di Stasiun Rangkasbitung terjadi sekitar pukul 10.04 WIB, saat kereta hendak melewati perlintasan sebidang. Chandra, salah satu warga yang berada di lokasi, menyebutkan bahwa kereta tiba-tiba keluar dari rel ketika mendekati palang pintu perlintasan.
“Kereta keluar jalur secara mendadak. Saat ini petugas tengah melakukan evakuasi,” ujar Chandra.
Menanggapi kejadian Kereta anjlok di Stasiun Rangkasbitung ini, Corporate Secretary Vice President KAI Commuter, Karina Amanda, memastikan seluruh penumpang telah dievakuasi dengan aman ke lokasi yang lebih kondusif. Proses evakuasi rangkaian kereta pun langsung dilakukan oleh petugas terkait.
“Langkah awal yang dilakukan adalah evakuasi seluruh pengguna. Setelah itu, fokus pada percepatan normalisasi jalur kereta,” jelas Karina dalam keterangan resminya.
Kereta Anjlok di Stasiun Rangkasbitung, Perjalanan Kereta Dibatasi Satu Jalur
Akibat insiden Kereta anjlok di Stasiun Rangkasbitung ini, operasional kereta di Stasiun Rangkasbitung hanya bisa menggunakan satu jalur, baik untuk arah ke Tanah Abang maupun sebaliknya. Sistem satu jalur ini diberlakukan sementara hingga proses evakuasi dan perbaikan selesai.
Karina menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau situasi di lapangan dan akan memberikan pembaruan informasi melalui akun resmi media sosial @commuterline dan Call Center 121.
“Kami mengimbau para pengguna untuk tetap mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” imbuhnya.
Posisi Kereta anjlok di Stasiun Rangkasbitung yang berhenti di area perlintasan menyebabkan kemacetan panjang di Jalan Ir. H. Juanda, Rangkasbitung. Proses evakuasi kereta yang masih berlangsung juga menjadi salah satu faktor lambatnya arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Hingga saat ini, petugas masih berupaya mempercepat penanganan dan mengembalikan posisi Kereta anjlok di Stasiun Rangkasbitung ke jalurnya, agar operasional Commuter Line bisa kembali normal secepat mungkin.



