linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Kecamatan Setu Zona Merah Stunting, Terbanyak di Kelurahan Keranggan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > Kecamatan Setu Zona Merah Stunting, Terbanyak di Kelurahan Keranggan
Pemerintahan

Kecamatan Setu Zona Merah Stunting, Terbanyak di Kelurahan Keranggan

LinimassaNews 23 Mei 2023
Share
waktu baca 2 menit
07893E97 E621 4598 B843 5AF5FFBAFBFB scaled
Kepala Dinas Kesehatan Tangsel dr Allin Hendalin Mahdaniar bersama Camat Setu Erwin Gemala Putra usai kegiatan di aula Kecamatan Setu, Selasa (23/5/3023).
SHARE

linimassa.id – Jumlah angka stunting di Kecamatan Setu disebut termasuk terbanyak di Kota Tangerang Selatan. Dari 6 kelurahan, stunting terbanyak berada di Kelurahan Keranggan.

Camat Setu Erwin Gemala Putra membenarkan soal data sebaran stunting di wilayahnya itu.

Dia menyebut, saat itu terjadi penurunan ngka stunting dari tahun 2022 ke 2023. Hal itu diketahui dari data terkini dari masing-masing posyandu tiap kelurahan.

“Tahun ini angka stunting ada penurunan berkat kerjasama semua pihak dalam penanganan stunting,” kata Erwin usai kegiatan promosi kesehatan kader posyandu di Aula Kecamatan Setu, Selasa (23/5/2023).

Dari data yang ada, sebaran angk stunting di Kecamatan Setu pada 2022 yakni Kelurahan Muncul 15 balita, Setu 14 balita, Keranggan 23 balita, Kademangan 19 balita, Babakan 12 balita, dan Bakti Jaya 12 balita.

Sementara data stunting pada 2023, baru terdapat dibeberapa kelurahan yakni Kelurahan Keranggan 21 balita, Babakan 12 balita, Bakti Jaya 12 balita, dan Kademangan 19 balita.

Erwin menyebut, salah satu penyebab adanya stunting karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki sanitasi yang baik.

Kini, pihaknya bersama dengan dinas terkait bakal membuat septic tank agar sanitasi warganya jadi sehat dan layak sehingga membentuk kebiasaan pila hidup bersih dan sehat.

Sementara itu, Kepal Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan dr Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, semua wilayah di Tangsel merupakan zona merah stunting termasuk Kecamatan Setu.

“Kalau zona merah, semua zona merah karena ada kasusnya. Salah satu paling banyak di Kecamatan Setu dan tahun ini ada peningkatan jumlah stunting di Kecamatan Ciputat Timur setelah dilakukan pendataan tapi juga ada yang lulus dari stunting,” papar Allin. (Vyh)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

WhatsApp Image 2026 03 15 at 9.28.08 AM
Ngabuburead Aku Temanmu Buka Ruang Berdamai dengan Luka
Gaya Hidup
Burung
Petugas Gagalkan Upaya 742 Penyelundupan Burung di Pelabuhan Merak
Gaya Hidup
Commuter Line
Layanan Commuter Line Hanya Beroperasi Hingga Stasiun Cilegon Selama Mudik 2026
News
IKPP Tangerang
IKPP Tangerang Serahkah Wakaf Mushaf Quran ke Wali Kota Tangsel
Khazanah
TPP ASN Kota Tangsel
Soroti TPP ASN Kota Tangsel, Direktur Speakup Singgung Dugaan Nepotisme
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?