linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Kebakaran TPA Bojong Canar Pandeglang Sulit Dipadamkan, Bara Api Terjebak di Bawah Sampah
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Kebakaran TPA Bojong Canar Pandeglang Sulit Dipadamkan, Bara Api Terjebak di Bawah Sampah
News

Kebakaran TPA Bojong Canar Pandeglang Sulit Dipadamkan, Bara Api Terjebak di Bawah Sampah

Andra
2 September 2026
Share
waktu baca 4 menit
TPA Bojong Canar
Petugas memadamkan api di TPA Bojong Canar
SHARE

PANDEGLANG, LINIMASSA.ID — Kebakaran kembali terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir atau TPA Bojong Canar, Kampung Lame Luhur, Desa Karyautama, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit lantaran bara api berada di bagian bawah timbunan sampah.

Kondisi tersebut membuat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang harus bekerja ekstra untuk mengendalikan api.

Sebanyak 17 personel dikerahkan ke lokasi TPA Bojong Canar sejak Senin sore, 31 Agustus 2026. Hingga Selasa, 1 September 2026, bara yang berada di dalam tumpukan sampah masih belum sepenuhnya padam.

Kepulan asap tebal terlihat terus keluar dari area timbunan sampah. Asap bahkan menyelimuti kawasan TPA yang memiliki luas sekitar 1,7 hektare hingga mencapai lingkungan permukiman warga di sekitar lokasi.

Situasi tersebut juga berdampak pada kondisi petugas di TPA Bojong Canar. Sejumlah anggota Damkar mengalami kelelahan setelah berulang kali terpapar asap pekat selama proses pemadaman berlangsung.

Kepala BPBDPK Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan mengatakan, kejadian kebakaran di TPA Bojong Canar bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, lokasi tersebut juga terbakar pada akhir Agustus 2026.

“Pertama itu, kebakaran terjadi pada hari Kamis, 27 Agustus 2026. Waktu kejadian Magrib dan api berhasil dipadamkan pada hari Jumat, 28 Agustus 2026 pagi jam 09.00 WIB, dinyatakan aman,” katanya, Selasa, 1 September 2026.

Menurut Riza, TPA Bojong Canar saat ini sudah tidak digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah. Meski demikian, masih terdapat material sampah dalam jumlah cukup banyak yang tertinggal di kawasan tersebut.

Kondisi itu kembali menjadi persoalan ketika titik yang sama dilanda kebakaran untuk kedua kalinya.

“Nah kemarin (Senin, 31 Agustus 2026 sore) TPA Bojong Canar kembali kebakaran yang kedua kalinya. Dengan titik api yang sama,” katanya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Bara Api TPA Bojong Canar Berada di Dalam Timbunan

Riza menjelaskan, 17 personel telah diturunkan untuk melakukan penanganan TPA Bojong Canar. Namun, penyemprotan air dari permukaan belum mampu mematikan sumber api yang berada di bagian dalam tumpukan sampah.

“Jadi api permukaan pada saat kita lakukan penyemprotan namun bara api dalam tumpukan sampah ternyata masih menyala. Sehingga untuk penanganan perlu menggunakan alat berat jadi harus kita gali dulu sampai kedalaman titik bara api agar bisa dilakukan pemadaman secara optimal,” katanya.

Artinya, penanganan kebakaran TPA Bojong Canar tidak cukup hanya dengan menyiramkan air dari atas. Timbunan sampah perlu diurai terlebih dahulu agar petugas dapat menjangkau bara yang berada di bawah permukaan.

Sekretaris BPBDPK Kabupaten Pandeglang Nana Mulyana menambahkan, berdasarkan informasi dari penjaga TPA, kebakaran diduga dipicu percikan api yang berasal dari sisa pembakaran ranting bambu dan lahan.

Dari keseluruhan kawasan TPA yang mencapai sekitar 1,7 hektare, area timbunan sampah yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 200 hingga 300 meter.

“Luas area tumpukan sampah yang terbakar di perkirakan 200- 300 meter dari luas seluruhnya 1,7 Hektar. Tim BPBDPK bergerak ke lokasi melakukan pemadaman, pendinginan, penyisiran dan penguraian api untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali membesar sehingga lahan sampah yang terbakar tidak menjalar lebih luas,” katanya.

Petugas melakukan berbagai langkah untuk mengendalikan kondisi, mulai dari pemadaman hingga pendinginan. Penyisiran juga dilakukan untuk menemukan titik bara yang masih berpotensi memunculkan api kembali.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Kabupaten Serang
137 Desa di Kabupaten Serang Mulai Perluas Layanan Administrasi Kependudukan
News
Limbah B3 di Cikande
Brimob Polda Banten Periksa Limbah B3 di Cikande, Temukan Kandungan Potasium-40
News
aktivis Lebak
Berdamai dengan Korban, Empat Tersangka Penculikan Aktivis Lebak Dibebaskan
News
Pelatihan vokasi
Airlangga Soroti Skill Gap, Pelatihan Vokasi Diminta Selaras dengan Kebutuhan Industri
News
Disperkimta Kota Tangsel
Disperkimta Kota Tangsel Rampungkan Pembangunan Jalan Lingkungan dan Drainase, Libatkan Warga untuk Pengawasan
Pemerintahan
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan