linimassa.id – Setiap 3 Maret diperingati sebagai Hari Dewan Kerajinan Indonesia (Dekranas). Melansir dari laman resminya, Dekranas merupakan organisasi nirlaba yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut.
Instansi ini juga berupaya untuk meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya yang sebagian merupakan bagian dari kelompok usaha kecil dan menengah (UKM).
Kerajinan sebagai produk ekonomi yang menduduki peran penting dalam rangka kebijaksanaan ekspor non migas. Bahkan, dalam lima tahun terakhir, ekspor kerajinan telah mencapai US$ 500 juta per tahunnya.
Tak heran jika usaha kerajinan semakin berkembang pesat dalam pembangunan, termasuk dalam penyediaan lapangan usaha baru.
Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dibentuk untuk menjadi wadah partisipasi masyarakat bertaraf nasional yang membantu pemerintah dalam membina dan mengembangkan kerajinan Indonesia.
Sehingga, Dekranas hadir untuk memberikan dukungan penuh kepada perajin-perajin di seluruh wilayah Indonesia, agar dapat berdaya dan memiliki daya saing tinggi mengikuti perkembangan zaman.
Motivasi
Pada 3 Maret 2024 ini, Dekranas memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44. Peringatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi dan dorongan kepada para pengrajin agar dapat terus berkembang.
Organisasi nirlaba Dekranas memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha pencinta dan peminat seni tersebut. Selain itu, Dekranas juga berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya.
Perkembangan dalam pembangunan itu,termasuk dalam penyediaan lapangan usaha baru. Menyadari akan kelangsungan hidup dari kerajinan yang menopang kehidupan berjuta-juta keluarga yang dihadapkan pada kemajuan teknologi industri di satu sisi.
Selain itu, pelestarian nilai budaya bangsa yang harus tercermin dalam produk kerajinan. Maka dipandang perlu adanya wadah partisipasi masyarakat bertaraf nasional yang berfungsi membantu dan sebagai mitra pemerintah dalam membina dan mengembangkan kerajinan.
Itulah yang melatarbelakangi berdirinya Dewan Kerajinan Nasional. Mengangkat martabat kerajinan sebagai karya cipta yang bernilai seni budaya dan ekonomi melibatkan berbagai sektor pembangunan seperti perindustrian, kebudayaan, koperasi, pariwisata, perdagangan, dunia usaha, dan perbankan. (Hilal)



