JAKARTA, LINIMASSA.ID – Setelah sebelumnya melonjak akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, harga emas batangan bersertifikat produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026.
Logam mulia tersebut tercatat merosot hingga Rp77.000 per gram dalam satu hari.
Mengacu pada data dari aplikasi Brankas Antam sekitar pukul 10.55 WIB, harga emas fisik turun menjadi Rp3.045.000 per gram. Sebelumnya, harga sempat menyentuh Rp3.122.000 per gram.
Sejumlah analis menilai koreksi tajam ini dipengaruhi aksi ambil untung (profit taking) oleh investor. Lonjakan harga emas dalam beberapa hari terakhir, yang dipicu konflik Iran dengan koalisi Amerika Serikat dan Israel, mendorong pelaku pasar merealisasikan keuntungan ketika harga mencapai titik tertinggi.
Meski turun cukup dalam, secara umum tren emas masih dinilai kuat di tengah kondisi global yang belum stabil. Koreksi ini dianggap sebagai bagian dari konsolidasi pasar setelah kenaikan yang terlalu cepat dalam waktu singkat.
Rincian Harga Emas Terbaru
Penurunan harga emas terjadi baik pada produk emas fisik maupun layanan investasi digital BRANKAS. Berikut detailnya:
Emas Fisik: Rp3.045.000 per gram (turun Rp77.000 dari Rp3.122.000)
Emas BRANKAS: Rp2.987.120 per gram (turun Rp76.880 dari Rp3.064.000)
Koreksi tersebut membuat harga emas BRANKAS kembali berada di bawah ambang psikologis Rp3 juta per gram.
Peluang Bagi Investor?
Sebagian pelaku pasar melihat kondisi ini sebagai peluang menerapkan strategi buy on weakness, yakni membeli saat harga sedang terkoreksi.
Dalam situasi ketidakpastian global, emas kerap dipandang sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang relatif tangguh meski pergerakannya fluktuatif.
Masyarakat yang berminat berinvestasi disarankan tetap mencermati perkembangan harga melalui kanal resmi seperti aplikasi Brankas Antam, mengingat pergerakan harga sangat sensitif terhadap dinamika geopolitik dan dapat berubah sewaktu-waktu.



