SERANG, LINIMASSA.ID – Anggota DPRD Provinsi Banten, Yeremia Mendrofa, mengimbau pemerintah pusat, Badan Gizi Nasional (BGN), serta pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang masa libur sekolah.
Menurut Yeremia, periode menjelang liburan berpotensi menimbulkan berbagai kendala, mulai dari distribusi yang kurang efektif hingga risiko pemborosan anggaran akibat makanan yang tidak tersalurkan dengan optimal.
Ia menegaskan bahwa pengawasan MBG harus dilakukan lebih ketat agar pelaksanaan program tetap berjalan sesuai tujuan dan tidak menimbulkan kerugian bagi negara.
“Menjelang masa libur sekolah, pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis perlu mendapat perhatian khusus agar kualitas layanan tetap terjaga dan distribusi makanan berjalan efektif,” ujarnya pada Jumat 19 Juni 2026.
Yeremia menilai mekanisme pelaksanaan MBG perlu menyesuaikan kondisi selama liburan. Pasalnya, siswa sebagai penerima manfaat utama tidak lagi berada di sekolah sehingga pola penyaluran yang biasa diterapkan menjadi kurang relevan.
MBG di Banten Dihentikan Sementara
Karena itu, ia mengusulkan agar program MBG tersebut dihentikan sementara selama masa libur atau dialihkan ke skema distribusi lain yang lebih tepat sasaran dan efisien.
“Ketika peserta didik sedang tidak berada di sekolah, pelaksanaan program dapat ditunda sementara atau dilakukan penyesuaian agar manfaatnya tetap optimal,” katanya.
Lebih lanjut, Yeremia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG selama periode liburan.
Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan penggunaan anggaran tetap efisien serta bantuan gizi dapat menjangkau kelompok masyarakat yang memang membutuhkan.


