linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Dari Federasi Buruh Seluruh Indonesia ke Hari Pekerja Indonesia
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pendidikan > Dari Federasi Buruh Seluruh Indonesia ke Hari Pekerja Indonesia
Pendidikan

Dari Federasi Buruh Seluruh Indonesia ke Hari Pekerja Indonesia

Hilal Ahmad 20 Februari 2024
Share
waktu baca 4 menit
Hari Pekerja Nasional. (Foto : Tribun Kaltim)
Hari Pekerja Nasional. (Foto : Tribun Kaltim)
SHARE

linimassa.id – Ternyata Hari Pekerja Indonesia berawal dari peristiwa lahirnya Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI).

Contents
Bukan Hari BuruhBersatu

Pada Keppres tentang Hari Pekerja Indonesia disebutkan bahwa Deklarasi Persatuan Buruh Indonesia tanggal 20 Februari 1973 merupakan tonggak sejarah bersatunya para pekerja Indonesia.

Berdirinya Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI) pada 20 Februari 1973 berdasarkan keinginan dari berbagai Serikat Pekerja yang ada di berbagai perusahaan.

Para pimpinan Serikat Pekerja tersebut pun berusaha mewujudkan aspirasi para pekerja dengan Agus Sudono terpilih sebagai Ketua Umum FBSI pertama.

Pada kongres 23-30 November 1985, nama FBSI diubah menjadi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). Kehadiran SPSI diharapkan dapat menumbuhkan jati diri di kalangan pekerja Indonesia.

Ini juga untuk meningkatkan kebanggaan para pekerja Indonesia dalam rangka memotivasi pengabdiannya kepada pembangunan nasional yang dilandasi sistem Hubungan Industrial Pancasila.

Pemerintah memandang perlunya menetapkan tanggal 20 Februari sebagai Hari Pekerja Nasional atau Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo). Hingga kini, Hari Pekerja Indonesia diperingati setiap 20 Februari.

 

Bukan Hari Buruh

Meski begitu, berbeda dengan hari buruh, Hari Pekerja Indonesia bukan merupakan hari libur. Merujuk pada situs resmi Biro Pemerintahan Otonomi Daerah Banten, Hari Pekerja Indonesia atau Hari Pekerja Nasional diinisiasi oleh Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI).

Kala itu banyak serikat pekerja yang ingin menyatukan semangat dalam satu wadah. Mereka lalu mendeklarasikan pembentukan Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FBSI) pada 20 Februari 1973 yang diketui oleh Agus Sudono.

- Advertisement -
Ad imageAd image

FBSI kemudian berubah menjadi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) pada kongres tanggal 23-30 November 1985.

Dalam kesempatan itu muncul ide agar memiliki hari peringatan untuk para pekerja Indonesia. Tujuannya untuk memberikan semangat dan memotivasi perjuangan para pekerja dalam rangka pembangunan Nasional.

Meski tidak sepopuler Hari Buruh Internasional setiap 1 Mei, Hari Pekerja Indonesia menjadi momentum untuk menyatukan semangat kaum pekerja di Indonesia.

Penetapan hari nasional ini sendiri tertuang dalam Presiden (Kepres) Nomor 9 Tahun 1991 tentang Hari Pekerja Indonesia.

Ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 20 Februari 1991, Hari Pekerja Indonesia bukan merupakan hari libur. Namun begitu, Hari Pekerja Nasional senantiasa diperingati setiap 20 Februari terhitung sejak Keppres diteken, yakni 1991.

 

Bersatu

Tonggak sejarah bersatunya pekerja Indonesia Dikutip dari laman Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hari Pekerja Indonesia menjadi tonggak sejarah bersatunya pekerja Indonesia.

Laman Kompas menyebut, bertujuan menyatukan semangat kaum pekerja, peringatan ini dilatarbelakangi keinginan dari berbagai serikat pekerja yang ada di berbagai perusahaan. Para pemimpin serikat pekerja pun berusaha mewujudkan aspirasi para pekerja dan mendeklarasikan pembentukan Federasi Buruh Seluruh Indonesia (FSBI) pada 20 Februari 1973.

Kala itu, Agus Sudono terpilih sebagai Ketua Umum FBSI pertama. Kelahiran FBSI kemudian dianggap sebagai penyatuan para pekerja Indonesia oleh pemerintah. Lambat laun, FBSI berubah nama menjadi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) melalui kongres yang diselenggarakan pada 23-30 November 1985.

Kehadiran SPSI diharapkan dapat menumbuhkan jati diri di kalangan pekerja Indonesia. Bukan hanya itu, penyatuan ini dipandang bisa meningkatkan kebanggaan para pekerja.

Dengan begitu, bisa turut menumbuhkan jati diri di kalangan pekerja Indonesia dan memotivasi para pekerja untuk mengabdi kepada pembangunan nasional. (Hilal)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
12 Maret 2026
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin Kantor Imigrasi Batulicin
Imigrasi Batulicin Resmikan Desa Binaan di Kersik Putih, Dorong Pencegahan TPPO
Pemerintahan
IKPP Tangerang Mill
MANTAP! IKPP Tangerang Mill Raih Penghargaan K3 ke-15 dari Pemprov Banten
Bisnis
Sertifikasi tanah
Sertifikasi Tanah Wakaf di Banten Ditargetkan Tuntas pada 2028
News
truk tambang
Ribuan Truk Tambang Melintasi Jalur Bojonegara–Puloampel Setiap Harinya
News
Pantai Bagedur
Nelayan Asal Wanasalam Hilang di Perairan Pantai Bagedur
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?