linimassa.id – Tahu churros kan? Itu loh camilan simpel asal Spanyol ini berbentuk memanjang dan sering kali dijadikan santapan sambil mengisi waktu luang.
Churros yang sering juga disebut sebagai donat spanyol ini tidak hanya dinikmati sebagai jajanan yang saat ini banyak ditemukan di jalan. Churros sering disajikan sebagai menu sarapan yang dicocol dengan ke dalam cokelat panas kental atau disajikan dengan café con lenche, kopi khas Spanyol yang dicampur dengan susu panas.
Asal Mula
Ada dua versi cerita asal usul churros. Cerita versi pertama tentang asal mula churros dibuat pertama kali oleh penggembala Spanyol yang nomaden. Penggembala membuat churros sebagai pengganti roti karena mereka tinggal di gunung dan tidak punya akses ke toko roti.
Membuat churros cukup mudah karena hanya digoreng diwajan dengan api di bawahnya. Dilansir dari Kompas.com, churros terlihat mirip dengan tanduk dari salah satu jenis domba yang disebut ‘Navajo-Churro’. Domba ini merupakan jenis domba ‘churra’ yang berasal dari Semenanjung Iberia.
Cerita versi kedua menjelaskan bahwa churros pertama kali ditemukan oleh para pelaut Portugis di china. Makanan ini lebih dahulu dikenal dengan sebutan you tiau atau sekarang lebih dikenal dengan sebutan cakwe, yaitu kue goreng berwarna keemasan yang memiliki cita rasa asin.
Saat para pelaut portugis mencicipi kue you tiau dan rasanya enak, maka mereka pun langsung membawanya ke Iberia, Spanyol.
Sajian you tiau atau cakwe menjadi awal mula yang menginspirasi adanya sajian churros khas Spanyol. Para pelaut portugis memodifikasi resep kue dengan tambahan gula dan mengurangi garam, kemudia disajikan dengan celupan cokelat kental.
Dilansir BBC, churros diperkirakan sudah ada lama sekali karena resep churros yang sekarang sering digunakan tidak jauh berbeda dari cara membuat gorengan (fritter) yang terdapat di buku resep Roma. Buku itu sudah ada sejak abad 1 A.D.
Gorengan yang berbasis tepung dan air ini banyak ditemukan di Apicius.
Konon ketenaran churros tidak lepas dari peran tentara kerajaan Spanyol yang menjelajah (conquistadors). Mereka kemudian mengenalkan churros yang dipadukan dengan cokelat ke negara seperti Amerika Latin.
Disebutkan di restaurantbusinessonline melalui artikel berjudul The Sweet Rise of Churros tahun 2016, menu churros di restoran di Amerika Serikat mengalami peningkatan.
Terigu
Churros dibuat dengan bahan-bahan sederhana terdiri dari tepung terigu, butter, telur, gula pasir, garam dan air. Semua bahan tersebut dicampur, lalu di aduk secara merata hingga membentu adonan yang siap digoreng.
Setelah adonan digoreng, churros siap disajikan dengan beragam filling dan dipping sauce seperti dark chocolate, white chocolate, karamel, strawberry dan blueberry. Yuk, simak cara membuat churros!
Churros memiliki bentuk yang menyerupai silinder, pipih, dan panjang dengan ujung yang bentuknya menyerupai bintang. Tekstur churros sendiri crunchy dan biasanya ditaburi dengan gula kayu manis (cinnamon sugar) atau dicelupkan di cokelat. Selain dapat dinikmati orang dari berbagai usia, churros juga dikonsumsi sebagai dessert atau snack.
Churros disajikan sebagai dessert dengan tiga topping favorit yaitu gula kayu manis, cokelat, dan karamel. Churros juga merupakan menu ideal yang dapat disajikan dengan buah segar seperti stroberi dan pisang.
Variasi
Bentuk dan tekstur churros boleh sama, namun beberapa negara memberikan variasi tersendiri khususnya di bagian lapisan dan beberapa bahkan memberikan filling. Contoh variasi tersebut antara lain:
Di negara Venezuela dan Kolombia, churros dilapisi oleh konsentrat terbuat dari susu dalam bentuk cair atau gula. Konsentrat ini dikenal dengan nama dulce de leche.
Meksiko dan Argentina tidak hanya melapisi churros dengan dulce de leche tapi juga menambahkan filling di dalamnya.
Brasil memberikan filling cokelat pada churros yang mereka buat.
Kuba memberikan filling yang terbuat dari buah jambu pada churros buatan mereka.
Uruguay membuat churros dengan rasa gurih, bukan manis.
Di negara Spanyol dan Amerika Latin, churros biasanya disajikan untuk hidangan makan pagi yang kemudian disantap dengan minuman kopi atau cokelat panas. Kemudian churros juga banyak dijual di kafe-kafe di Amerika Latin baik sebagai menu makan pagi atau snack.
Sementara di Amerika Serikat, churros merupakan makanan ringan yang sering dijumpai saat acara karnaval, street fair, atau wahana wisata seperti Disneyland. Namun, churros juga dapat dijual dalam bentuk dessert di restoran atau kafe. (Hilal)



