linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Pengamat: Golkar Gabung Koalisi Perubahan Jika Ditawari Posisi Capres
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Pengamat: Golkar Gabung Koalisi Perubahan Jika Ditawari Posisi Capres
News

Pengamat: Golkar Gabung Koalisi Perubahan Jika Ditawari Posisi Capres

Nur M
31 Maret 2023
Share
waktu baca 2 menit
Golkar dan KPP
Ketum Golkar Airlangga Hartarto bersama para elite parpol KPP di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu (25/3/2023). [Instagram @golkar.indonesia]
SHARE

linimassa.id – Isu Partai Golkar akan gabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) terus bergulir. Mungkinkah Golkar akan tinggalkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)?

Pengamat politik Adi Prayitno menilai potensi Golkar gabung ke KPP sangat mungkin terjadi jika Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto ditawari posisi sebagai bakal capres.

Hal itu disampaikan Adi dalam diskusi bertajuk “Menafsir Langkah Zig Zag Partai Golkar”, dipantau dari kanal YouTube Vibrasi, Kamis (30/3/2023).

“Golkar akan bergabung dengan Koalisi Perubahan kalau yang ditawarkan adalah posisi capres, bukan yang lain,” kata Adi.

Dengan demikian, lanjut dia, sulit bagi Golkar bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Sebab, koalisi yang dibentuk NasDem, Demokrat dan PKS tersebut telah memutuskan mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres di Pilpres 2024.

Sebelumnya, menurut Adi, Airlangga masih berupaya mendapatkan tiket capres dari Koalisi indonesia Bersatu (KIB), bukan dari kelompok koalisi lain.

“Sulit membayangkan Airlangga bergabung dengan KPP. Karena bagi Golkar, Airlangga itu capres, bukan cawapres,” ujarnya.

Sementara itu, Waketum Golkar Nurdin Halid mengatakan berdasar Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar, telah memutuskan mengusung Airlangga sebagai bakal capres.

Jika Partai Golkar ingin mengubah keputusan, maka harus menggelar ulang Munas.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Untuk mengubah harus melalui munas atau Rapimnas Partai Golkar, kalau hendak mengubah bukan Pak Airlangga sebagai capres,” jelasnya.

Berdasarkan jadwal KPU, masa pendaftaran bakal capres dan cawapres dimulai pada 19 Oktober-25 November 2023.

Sebagaimana diatur UU Pemilu, pasangan capres dan cawapres diusulkan oleh parpol.

Atau gabungan parpol peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR.

Atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen, sehingga pasangan capres dan cawapres untuk Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR.

Pasangan calon juga dapat diusung parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

LPTQ Kota Tangsel
Anggaran Hibah LPTQ Kota Tangsel Capai Rp11 Miliar, Juara 3 Hafizh Indonesia Curhat Gagal Pembinaan
News
HMI Komipam
Djuhardi Hakim Siap Perkuat Kaderisasi dan Soliditas HMI Komipam
Pendidikan
Bus Sekolah gratis di Tangsel
Apresiasi Bus Sekolah Gratis di Tangsel, Orangtua Anak Disabilitas Bisa Hemat Rp150 Ribu Perhari
Pemerintahan
SMP Negeri Kota Serang
Pemkot Serang Bangun 4 SMP Negeri Baru untuk Perluas Akses Pendidikan
News
Kekeringan di Setu Tangsel
Kekeringan di Tangsel, 2 RW di Keranggan Setu Andalkan Bantuan Air Bersih
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan