linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Dinkes Tangerang Amankan Ribuan Paracetamol dan Antasida, Buntut Pencabutan Izin Edar
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Dinkes Tangerang Amankan Ribuan Paracetamol dan Antasida, Buntut Pencabutan Izin Edar
NewsPemerintahan

Dinkes Tangerang Amankan Ribuan Paracetamol dan Antasida, Buntut Pencabutan Izin Edar

LinimassaNews
9 November 2022
Share
waktu baca 2 menit
3215719 356 obat mulai ditarik oleh distributor dari kota tangerang 32157
Dinkes Kota Tangerang amankan ribuan botol paracetamol dan antasida produksi PT Afi Farma lantaran izin edarnya sudah dicabut oleh BPOM, Selasa (8/11/2022).
SHARE

linimassa.id – Ribuan botol paracetamol cair diamankan Dinas Kesahatan Kota Tangerang. Pengamanan itu dilakukan sesuai instruksi Balai Pengawasan Obat dan Makanan terkait 69 jenis obat yang telah dicabut izin edarnya.

Toatlnya, ada sekira 1.652 paraectamol dan 17.704 botol antasida produksi pT Afi Farma diamankan oleh UPT Instalasi Farmasi Dinkes Kota Tangerang, Selasa (08/11/22).

“Kami mengamankan sebanyak 1.652 paracetamol dan 17.704 antasida. Semuanya merupakan produk dari PT Afi Farma. Obat-obatan ini, kami kumpulkan dari seluruh Puskesmas yang ada di Kota Tangerang dan juga stok yang ada di UPT Instalasi Farmasi ini sendiri,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Suhendra.

Suhendra menerangkan, pihaknya sudah melakukan sidak ke apotek-apotek dan toko obat untuk melakukan karantina obat-obatan yang dilarang dijual. Dinkes tidak dapat melakukan penarikan karena itu merupakan kewenangan BPOM.

“Untuk di apotek-apotek dan toko obat, kami sudah melakukan sidak karena kami tidak bisa melakukan penarikan. Penarikan itu kewenangannya ada di BPOM. Jadi, kami hanya melakukan pengamanan saja bahwa obat-obat tersebut sudah dikarantina,” lanjutnya.

dr. Suhendra mengimbau kepada masyarakat Kota Tangerang untuk tidak panik dengan adanya kasus gagal ginjal pada anak. Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk segera berobat ke fasilitas layanan kesehatan agar mendapatkan obat yang sesuai.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Tangerang untuk tidak panik dan juga berhati-hati dalam memberikan obat-obatan kepada anak. Jika sakit, maka sebaiknya segera mendatangi fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk berobat agar mendapatkan obat yang sesuai,” tutupnya. (rls/red)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

WNA
756 WNA Urus Surat Keterangan Tempat Tinggal di Kabupaten Serang
News
Buruh di Banten
Buruh di Banten Rentan Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal
News
Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan