SERANG, LINIMASSA.ID – Seorang anggota Patroli Jalan Raya atau PJR Polda Banten mengalami luka berat setelah terseret sebuah mobil di ruas Tol Serang-Panimbang (WSP), tepatnya di KM 69.500, Kabupaten Serang.
Insiden tersebut bermula ketika anggota kepolisian hendak mengecek sebuah minibus yang berhenti di bahu jalan tol. Namun, pengemudi kendaraan justru tiba-tiba menjalankan mobilnya hingga korban terbawa di bagian kap kendaraan.
Peristiwa yang dialami PJR Polda Banten itu diketahui berlangsung pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 16.58 WIB. Saat itu, Bripda MR tengah menjalankan tugas patroli rutin bersama seorang rekannya di jalur tol tersebut.
Ketika melintas di lokasi kejadian, keduanya melihat sebuah minibus berwarna hitam terparkir di bahu jalan. Petugas kemudian menghentikan kendaraan patroli untuk mendatangi mobil tersebut dan memastikan kondisi pengemudinya, termasuk menanyakan apakah mengalami kendala selama perjalanan.
Akan tetapi, situasi mendadak berubah ketika anggota PJR Polda Banten hendak melakukan pemeriksaan. Pengemudi minibus secara tiba-tiba menginjak pedal gas dan langsung memacu kendaraannya.
Akibatnya, Bripda MR terpaksa berpegangan pada bagian kap mobil hingga terseret sejauh beberapa ratus meter sebelum akhirnya mengalami luka berat.
Insiden PJR Polda Banten
Kejadian yang dialami PJR Polda Banten tersebut sempat terekam melalui kamera telepon genggam milik korban serta kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sepanjang jalan tol. Rekaman insiden itu kemudian tersebar dan menjadi perhatian publik setelah beredar di media sosial.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, membenarkan adanya peristiwa yang melibatkan anggota PJR tersebut. Ia memastikan korban mengalami luka berat akibat kejadian itu.
“Ya benar kejadian itu, korban mengalami luka berat,” ujar Maruli saat dikonfirmasi, Kamis (5/11/2026).
Maruli juga menjelaskan bahwa mobil tersebut ditumpangi dua orang, yakni seorang pria yang berada di balik kemudi dan seorang perempuan sebagai penumpang.
“Yang di dalam itu perempuan dan laki-laki,” tuturnya.
Sementara itu, pengemudi minibus diduga mengalami kepanikan ketika mengetahui kedatangan petugas PJR Polda Banten di lokasi kendaraan berhenti.

