KABUPATEN TANGERANG, LINIMASSA.ID – Rencana aksi unjuk rasa berskala besar akan berlangsung di kawasan Kantor Bupati Tangerang, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, pada Senin 2 November 2026.
Aksi tersebut diperkirakan melibatkan sekitar 1.000 peserta dari berbagai kelompok masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Demokrasi (FMPD).
Dalam demonstrasi di Kantor Bupati Tangerang tersebut, massa akan menyampaikan lima tuntutan utama kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.
Salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah kebijakan mutasi pegawai di lingkungan pemerintahan daerah yang dinilai membutuhkan penjelasan dan perhatian lebih lanjut dari pihak terkait.
Koordinator aksi FMPD, Niwan Rosidin, memastikan bahwa demonstrasi yang tengah dipersiapkan tersebut akan berlangsung secara damai tanpa mengganggu ketertiban umum, terutama di kawasan Kantor Bupati Tangerang.
Ia juga mengajak seluruh peserta aksi untuk menjaga keamanan dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kericuhan selama menyampaikan aspirasi.
“Kami pastikan aksi ini berjalan damai. Saat ini, panitia sedang merampungkan seluruh persiapan teknis agar jalannya demonstrasi nanti dapat berjalan sesuai rencana,” kata Niwan, Jumat (30/10/2026).
Kantor Bupati Tangerang Bakal Didemo
Terkait titik keberangkatan, Niwan menjelaskan bahwa seluruh peserta terlebih dahulu akan berkumpul di wilayah Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, untuk konvoi menuju Kantor Bupati Tangerang.
Setelah seluruh massa terkonsolidasi, rombongan kemudian akan bergerak secara bersama-sama menuju Kantor Bupati Tangerang di kawasan Tigaraksa sebagai lokasi penyampaian aspirasi.
FMPD memastikan agenda demonstrasi tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Mereka berharap pemerintah daerah memberikan respons serta penjelasan terhadap berbagai persoalan yang akan disampaikan melalui aksi tersebut.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Pemkab Tangerang belum menyampaikan pernyataan resmi terkait rencana demonstrasi yang akan berlangsung di lingkungan pusat pemerintahan tersebut.
Dengan adanya rencana pengerahan massa dalam jumlah besar, pengguna jalan yang hendak melintasi kawasan Tigaraksa pada Senin mendatang diharapkan mengatur waktu perjalanan dan mencari jalur alternatif apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di sekitar Puspemkab Tangerang.

