CILEGON, LINIMASSA.ID – Kebakaran melanda sebuah rumah kontrakan di Lingkungan Dukuh Malang, RT 16/04, Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Rabu (24/10/2026).
Insiden tersebut mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Api diduga berasal dari aktivitas seorang anak kecil yang bermain korek api di area gudang. Kobaran api kemudian membakar karpet yang berada di bagian belakang kontrakan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran.
Penghuni kontrakan, Suherman, mengungkapkan bahwa dirinya sedang bekerja di luar rumah ketika peristiwa tersebut terjadi. Saat itu, istri dan kedua anaknya masih berada di dalam rumah.
Menurut Suherman, istrinya sedang menidurkan anak bungsu mereka, sementara anak yang lebih besar bermain korek api di bagian belakang rumah. Aktivitas tersebut diduga menjadi awal munculnya api yang membakar karpet di area gudang.
“Istri saya lagi nidurin anak yang kecil, yang gede di belakang main korek bekas masak atau bekas apa gitu. Yang kebakar itu karpet di belakang, di gudang,” ujar Suherman.
Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Suherman memastikan istri dan kedua anaknya berhasil selamat dari kejadian itu.
“Alhamdulillah, aman semua, Bang,” katanya.
Kontrakan di Cilegon
Lurah Tegal Bunder, Muhamad Rais, mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran dalam menangani insiden tersebut. Menurutnya, penanganan yang sigap membuat kobaran api dapat dikendalikan sebelum merambat ke bangunan di sekitarnya.
“Pemadam sigap memadamkan apinya sehingga api tidak menjalar ke bangunan lain ataupun ke pintu kontrakan lain,” ungkap Rais.
Setelah kebakaran berhasil dipadamkan, aparat kepolisian yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Purwakarta, IPDA Dwi Maryanto, melakukan koordinasi di lokasi kejadian. Petugas juga berkoordinasi dengan warga serta meminta keterangan dari saksi untuk memperoleh informasi terkait peristiwa tersebut.
Hingga penanganan di lokasi selesai, api telah berhasil dipadamkan dan tidak dilaporkan merembet ke bangunan lain. Adapun nilai kerugian materi akibat kebakaran tersebut masih ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati menyimpan dan menggunakan benda yang dapat memicu kebakaran, terutama korek api, serta memastikan anak-anak tidak bermain dengan benda tersebut tanpa pengawasan orang dewasa.

