linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, 6 Perusahaan Nyatakan Minat Berinvestasi
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, 6 Perusahaan Nyatakan Minat Berinvestasi
News

Investasi Banten Capai Rp66,3 Triliun, 6 Perusahaan Nyatakan Minat Berinvestasi

Andra
10 Oktober 2026
Share
waktu baca 3 menit
Investasi
Penandatanganan minat investasi oleh 6 perusahaan pada acara Banten Investment Forum (BIF) 2026, Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Jumat 9 Oktober 2026 (Biro Adpim Setda Banten)
SHARE

TANGERANG SELATAN, LINIMASSA.ID – Provinsi Banten mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp66,3 triliun selama semester pertama 2026. Jumlah tersebut mencapai 46,63 persen dari target investasi tahunan yang ditetapkan sebesar Rp142,19 triliun.

Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten menyelenggarakan Banten Investment Forum (BIF) 2026 yang berlangsung bersamaan dengan Karya Kreatif Banten (KKB) pada 9–11 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, enam perusahaan menandatangani Investment Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk pernyataan minat untuk menanamkan modal di Banten. Penandatanganan ini menjadi salah satu langkah untuk memperluas peluang kerja sama sekaligus mendorong komitmen calon investor menuju realisasi investasi.

Perusahaan yang terlibat dalam penandatanganan tersebut meliputi Raybo Co. Limited, PT Winda Industrial Indonesia, PT Tukaka Craftwork Indonesia, PT Mingcheng Knitting Indonesia, PT Dragon Soar Industrial, dan PT Yuchuang Biotechnology Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, mengatakan bahwa penguatan investasi harus disertai dengan pembenahan berbagai aspek pendukung. Menurutnya, kesiapan ekosistem dan penyelesaian kendala di lapangan menjadi faktor penting agar minat investor dapat diwujudkan menjadi kegiatan usaha.

“Potensi investasi yang dimiliki Banten perlu didukung oleh ekosistem yang memadai, penyelesaian berbagai kendala investasi, serta upaya memastikan modal yang masuk mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah,” ujar Sofwan.

Enam Perusahaan Nyatakan Minat, Ekosistem Investasi Diperkuat

Selain penandatanganan LoI, pelaksanaan KKB dan BIF 2026 juga diisi dengan langkah penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga kerja vokasi.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Modern Cikande dan Yayasan APINDO untuk APINDO Daya. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Di sisi lain, sejumlah pemangku kepentingan juga menyatakan komitmen untuk mempercepat penanganan kendala investasi. Pihak yang terlibat mencakup Bank Indonesia Provinsi Banten, Kementerian ATR/BPN, BPN Provinsi Banten, DPMPTSP Provinsi Banten, serta Gubernur Banten.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperbaiki iklim investasi, termasuk membantu penyelesaian persoalan yang berhubungan dengan ketersediaan lahan dan kesesuaian tata ruang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa penciptaan iklim usaha yang mendukung investasi perlu menjadi perhatian bersama. Ia menilai, keberhasilan menarik investor harus diikuti dengan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Investasi yang berkualitas tidak cukup diukur dari besarnya modal yang ditanamkan. Investasi juga harus mampu menciptakan kesempatan kerja, membuka ruang bagi UMKM lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten,” kata Andra Soni.

Data Bank Indonesia Provinsi Banten mencatat, total investasi sepanjang 2025 mencapai Rp130,2 triliun. Capaian itu setara dengan 108,95 persen dari target yang telah ditetapkan dan mampu menyerap 214.216 tenaga kerja.

Adapun realisasi investasi sebesar Rp66,3 triliun pada semester I 2026 memperlihatkan bahwa Banten masih memiliki peluang besar untuk mengembangkan aktivitas ekonominya. Meski demikian, berbagai potensi dan pernyataan minat investasi perlu ditindaklanjuti agar menghasilkan kegiatan ekonomi yang konkret.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Stunting
4.923 Balita di Lebak Tercatat Stunting hingga September 2026
News
Investasi
Banten Masuk 5 Besar Investasi Nasional, Andra Soni Janjikan Kemudahan Perizinan
News
Jurnalis
Polda Banten Dalami Laporan Jurnalis yang Diduga Mengalami Kekerasan Saat Aksi Mahasiswa
News
Bapenda Banten
Bapenda Banten Telusuri Tunggakan Pajak Mobil Mewah, Potensi Tagihan Capai Rp100 Miliar
News
Forum Santri Banten
Forum Santri Banten Minta Pemprov Percepat Penerbitan Pergub Pemberdayaan Pesantren
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan