linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Puskesmas Padarincang Masih Tunggu Hasil Lab Dugaan Keracunan Massal di SMAN 1 Padarincang
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Puskesmas Padarincang Masih Tunggu Hasil Lab Dugaan Keracunan Massal di SMAN 1 Padarincang
News

Puskesmas Padarincang Masih Tunggu Hasil Lab Dugaan Keracunan Massal di SMAN 1 Padarincang

Andra
25 Mei 2026
Share
waktu baca 2 menit
Puskesmas Padarincang
Siswa SMAN 1 Padarincang Saat terbaring di Puskesmas Padarincang usai menyantap menu MBG. (Tangkapan layar video)
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Puskesmas Padarincang belum dapat memastikan penyebab puluhan siswa dan guru SMAN 1 Padarincang mengalami gejala mual dan muntah usai menyantap makanan program MBG.

Kepastian penyebab kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang telah dikirim untuk diuji.

Diketahui, insiden tersebut terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026. Sebanyak 71 orang dilaporkan mengalami gejala seperti mual, muntah, sakit perut, hingga diare dan dilarikan ke Puskesmas Padarincang. Jumlah itu terdiri dari 59 siswa dan 12 guru SMAN 1 Padarincang.

Para korban kemudian mendapat penanganan medis di Puskesmas Padarincang. Bahkan, satu siswa harus dirujuk ke RS Bhayangkara untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Kepala Puskesmas Padarincang, Suhada Hamsanikeda, mengatakan pihaknya belum bisa menyatakan kejadian tersebut sebagai kasus keracunan sebelum hasil laboratorium keluar.

Menurutnya, sampel makanan masih diperiksa sehingga penyebab pasti munculnya gejala pada para korban belum dapat dipastikan.

Puluhan Siswa Dilarikan ke Puskesmas Padarincang

Ia menjelaskan, terdapat 32 orang yang sempat datang ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Padarincang untuk mendapatkan penanganan medis. Dari jumlah tersebut, satu siswa dirujuk ke rumah sakit karena membutuhkan penanganan lanjutan.

Suhada menambahkan, pasien terakhir yang menjalani perawatan di puskesmas telah diperbolehkan pulang pada Sabtu siang. Sebagian besar pasien diketahui mengalami keluhan serupa berupa mual, muntah, sakit perut, dan diare.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Padarincang, Daniel Suherland, mengungkapkan dapur SPPG di Desa Citasuk tidak hanya menyalurkan makanan ke SMAN 1 Padarincang, tetapi juga ke sejumlah sekolah dan pondok pesantren lainnya.

Berdasarkan data yang ada, distribusi makanan dilakukan ke 14 sekolah, lima pondok pesantren, serta satu posyandu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Daniel mengaku heran karena gejala serupa hanya muncul di SMAN 1 Padarincang, sedangkan penerima makanan di sekolah dan pesantren lain tidak mengalami keluhan yang sama.

Ia menambahkan, hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan Satgas MBG untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- 27 OKTOBER 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Pemkot Tangsel
2 Hari Kebakaran di Depan Pemkot Tangsel, Satpol PP Babat Habis Bedengan
News
Polres Tangsel
Pilar Naik Pitam, Minta Polres Tangsel Tangkap Pelaku Bakar Sampah depan Kantornya
Pemerintahan
Mulyadi Jayabaya
Mulyadi Jayabaya Nyatakan Dukungan untuk Prabowo Kembali Maju pada Pilpres 2029
News
Stunting di Banten
Stunting di Banten Masih 20 Persen, Yandri Susanto Dorong Gerakan Bersama hingga Tingkat Desa
News
Karung bekas
Lokasi Pengolahan Karung Bekas Ilegal di Anyer Ditutup Permanen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan