SERANG, LINIMASSA.ID – Pemerintah Kota Serang tengah mempersiapkan kawasan Gunung Gedor Kota Serang di Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, sebagai lokasi wisata paralayang sekaligus camping ground.
Rencana tersebut akan diawali dengan uji terbang perdana yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 bersama TNI Angkatan Udara dan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Serang, Zeka Bachdi, mengatakan tim dari TNI AU dan federasi paralayang akan menilai kawasan Gunung Gedor Kota Serang dari sejumlah aspek teknis, mulai dari kondisi angin, kontur wilayah, hingga standar keselamatan penerbangan.
“Pada Juni nanti direncanakan ada uji terbang dari Angkatan Udara dan federasi paralayang untuk menilai kelayakan serta aspek keselamatannya,” ujar Zeka pada Minggu, 17 Mei 2026.
Ia menjelaskan, hasil uji tersebut nantinya menjadi dasar penentuan apakah Gunung Gedor Kota Serang layak dikembangkan sebagai lokasi wisata olahraga udara di Kota Serang.
Gunung Gedor Kota Serang Jadi Objek Wisata
Jika dinyatakan aman dan memenuhi standar keselamatan, kawasan Gunung Gedor Kota Serang tersebut ditargetkan mulai dibuka untuk aktivitas paralayang dan wisata alam pada Juli 2026.
Selain area paralayang, pemerintah juga berencana menyediakan fasilitas camping ground di kawasan puncak agar pengunjung dapat menikmati suasana alam Gunung Gedor Kota Serang.
Menurut Zeka, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi destinasi wisata alam baru yang mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.
Saat ini, Disparpora Kota Serang masih menunggu hasil uji kelayakan sebelum melakukan promosi wisata secara luas kepada masyarakat.
Promosi Gunung Gedor Kota Serang baru akan dilakukan setelah rekomendasi keselamatan dan hasil penilaian teknis resmi diterbitkan pihak terkait.



