LINIMASSA.ID, TANGSEL – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mengapresiasi peluncuran sistem digital berbasis chat artificial intelegence (AI) Tangsel One dengan asisten digital bernama Helita (Helo Kita Tangsel) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Sistem digital Tangsel One itu merupakan project pembangunan sistem pelayanan digital Dinas Komunikasi dan Infromatika (Diskominfo) Kota Tangsel dan resmi diluncurkan oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, Kamis, 30 April 2026.
Asisten Deputi Koordinasi Penerapan Transformasi Digital Pemerintah Kemenpan-RB Mohammad Averrouce, secara kelembagaan pihaknya mendukung upaya Pemkot Tangsel dalam transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.
“Kami apresiasi upaya Pemkot Tangsel dalam menyatukan satu plat foarm besar yang mengkonsolidasikan berbagai sistem menjadi Tangsel One,” katanya usai menghadiri peluncuran Tangsel One.
Averrouce juga mengapresiasi Pemkot Tangsel yang telah mentransformasi layanan digital seperti Sistem Perizinan Online (Simponie) dan Sistem Informasi Surat Masuk dan Surat Keluar (Sisumaker).

Menurutnya, hadirnya Tangsel One menjadi salah satu bentuk transformasi besar pelayanan publik ke sistem digital dan harus menjadi contoh bagi kota kabupaten lain khususnya di Banten dan umumnya di Indonesia.
“Tangsel One ini jadi contoh untuk direplikasi kabupaten kota di Banten dan menjadi bagian inovasi pemerintahan di Provinsi Banten,” ungkapnya.
Averrouce juga menegaskan, Kemenpan-RB terus mendorong dan siap berkolaborasi mendukung upaya kota kabupaten di provinsi seluruh Indonesia untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Tentunya salah satu upayanya dilakukan melalui digitalisasi proses pelayanan untuk masyarakat,” tegasnya.Dia juga meminta, masyarakat Kota Tangsel untuk berpartisipasi aktif memberikan kritik dan saran yang konstruktif untuk peningkatan sistem Tangel One.
“Saya harap masayarakt juga berikan pesan konstruktif untuk pengembangan ke depannya, sehingga Tangsel One jadi sistem yang tangguh dan adaptif dan tentunya inklusif kepada seluruh masyarakat di Kota Tangsel,” pungkasnya.



