linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Dihantui Ancaman Longsoran Kali Pesanggrahan, Warga Tangsel: BBWSCC Dua Kali Datang, Tapi Belum Ada Kejelasan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Dihantui Ancaman Longsoran Kali Pesanggrahan, Warga Tangsel: BBWSCC Dua Kali Datang, Tapi Belum Ada Kejelasan
News

Dihantui Ancaman Longsoran Kali Pesanggrahan, Warga Tangsel: BBWSCC Dua Kali Datang, Tapi Belum Ada Kejelasan

LinimassaNews
8 Agustus 2022
Share
waktu baca 2 menit
Cierendeu Tangsel
Ketua RT Akhyaruddin saat menunjuk salah satu potensi longsor di depan rumahnya, Senin (8/8/2022).
SHARE

linimassa.id – Warga di Jalan Lembah I Cirendeu, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dihantui ancaman longsor. Ada sejumlah titik potensi lonsor di depan mata.

Ketua RT setempat Akhyaruddin mengatakan, ancaman longsor di wilayahnya ada di depan mata. Ada sejumlah titik yang berpotensi longsor digerus hujan deras dan aliran air dari dasar.

Padahal, kata Akhyar, peristiwa longsor pada Maret 2021 cukup membuat warga di sekitar Lembah I was-was. Terlebih, dirinya pun tinggal di pinggiran tebing.

“Warga pada ngeluh dari dulu, kok cuma diukur, difoto, dikerjain kaga. Setiap hujan pasti was-was,” kata Akhyar ditemui di rumahnya, Senin (8/8/2022).

Akhyar mengaku, longsoran tahun lalu itu hanya ditangani dengan penebangan pohon yang ada di sepadah aliran dan hanya dipasangi bambu pemancang untuk menahan longsoor.

Padahal, kata Akhyar, harusnya ada penanganan dari dasar kali tersebut lantaran tiap hari air yang mengalir mengikis tanah di tebing.

“Dulu hanya penebangan pohon saja, sekarang udah ada sejumlah titik lagi yang berpotensi longsor. Kita warga cuma bisa khawatir,” ungkap Akhyar.

Akhyar meminta, pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk segera melakukan penanganan. Pasalnya, dinas terkait di Tangsel hanya melakukan perbaikan jalan, tetapi kewenangan di dasar kali ada di BBWSCC.

Akhyar mengaku, pihak BBWSCC sudah dua kali datang dalam pekan ini. Terkahir, Senin (8/8/2022) tadi, tetapi belum ada kepastian kapan akan melakukan perbaikan.

“Ya kita minta supaya ditangani. Kalau hanya jalan di atasnya yang diaspal, nanti ada hujan deras pasti akan retak lagi karena di bawahnya terkikis,” paparnya. (red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

ruas jalan
Pemprov Banten Ajukan 50 Ruas Jalan untuk Program Inpres Jalan Daerah 2026
News
Pemkot Serang
Pemkot Serang Mulai Salurkan TPP 13 untuk ASN
News
Banten
Banten Masuk Zona Rawan Perdagangan dan Penyelundupan Satwa Liar
News
Bupati Tangerang Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Bupati Tangerang Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pemerintahan
Parkir liar di Jalan HOS Cokroaminoto Larangan Tangerang
Angkot Parkir Liar di Jalan HOS Cokroaminoto Larangan Tangerang ‘Diusir’, Sebabkan Kemacetan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan