SERANG, LINIMASSA.ID – Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah turun langsung ke lokasi jembatan putus di Padarincang, penghubung antar desa yang rusak akibat meluapnya Sungai Cikalumpang.
Jembatan yang ambruk tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat Desa Kramatlaban dan Desa Bugel dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dari hasil pengecekan di lapangan, Dinas PUPR Kabupaten Serang memastikan akan segera melakukan penanganan awal jembatan putus di Padarincang, dengan membangun jembatan sementara agar aktivitas warga tidak terhambat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Serang, Mochammad Ronny Natadipradja, menyampaikan bahwa tim dari bidang Bina Marga telah melakukan survei serta kajian teknis terkait kondisi jembatan yang terdampak.
“Tim kami sudah melakukan survei dan investigasi di jembatan putus di Padarincang. Jika dibangun permanen, jembatan ini membutuhkan bentang yang cukup lebar, volume pekerjaan besar, serta biaya yang tidak sedikit,” ujarnya, Rabu 21 Januari 2026.
Oleh karena itu, pembangunan jembatan permanen direncanakan akan dimasukkan dalam anggaran tahun 2027 karena memerlukan perencanaan yang matang serta dukungan dana yang memadai.
“Pembangunan permanen kemungkinan akan menjadi prioritas tahun depan, karena jika menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) jelas tidak mencukupi,” tegasnya.
Jembatan Putus di Padarincang
Sementara menunggu realisasi pembangunan jembatan permanen, PUPR Kabupaten Serang akan lebih dulu membangun jembatan putus di Padarincang dengan jembatan darurat, agar mobilitas masyarakat tetap berjalan.
“Kami akan tangani terlebih dahulu dengan jembatan sementara. Yang terpenting warga masih bisa melintas dan beraktivitas seperti biasa,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan putus di Padarincang sementara akan segera dilakukan setelah desain teknis rampung. Anggaran akan dialokasikan melalui dana BTT dalam skema penanganan cepat tanggap.
“Begitu desain selesai dan dinyatakan layak, langsung kami kerjakan. Prinsipnya secepat mungkin,” pungkas Ronny.



