CILEGON, LINIMASSA.ID — Pemerintah Kota Cilegon resmi meluncurkan Program Sejuta Pohon sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengurangi risiko banjir dan erosi tanah di wilayah perkotaan.
Kebijakan tersebut dituangkan dalam surat edaran Wali Kota Cilegon, Robinsar, yang ditujukan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), camat, hingga lurah.
Surat terkait Program Sejuta Pohon tersebut bernomor 500.4.5/793/Ekda dan diterbitkan pada 12 Januari 2026.
Dalam instruksi itu, Wali Kota meminta seluruh unsur pemerintah daerah berpartisipasi aktif dengan menyediakan bibit pohon keras. Jenis bibit yang diwajibkan antara lain trembesi, mahoni, sengon, akasia, ketapang, dan jati, dengan tinggi minimal satu meter.
Seluruh bibit untuk Program Sejuta Pohon yang telah disiapkan dikumpulkan di lapangan tengah Sekretariat Daerah Kota Cilegon paling lambat Kamis, 15 Januari 2026.
Pengumpulan tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan penghijauan secara masif di berbagai titik Kota Cilegon.
Surat edaran juga mengatur jumlah bibit yang wajib disediakan berdasarkan jenjang jabatan.
Untuk jajaran OPD, pejabat eselon II diwajibkan menyediakan 20 bibit pohon, eselon III atau fungsional madya sebanyak 15 bibit, eselon IV atau fungsional pertama/muda sebanyak 5 bibit, serta staf atau pelaksana sebanyak 1 bibit.
Ketentuan serupa berlaku bagi jajaran BUMD. Komisaris, dewan pengawas, dan direksi diminta menyediakan 20 bibit pohon, manajer atau kepala bagian 15 bibit, supervisor atau kepala subbagian 5 bibit, dan staf masing-masing 1 bibit.
Melalui Program Sejuta Pohon ini, Pemkot Cilegon menegaskan komitmennya dalam memperkuat mitigasi bencana serta menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
Penanaman sejuta pohon diharapkan menjadi solusi jangka panjang terhadap ancaman banjir dan kerusakan lingkungan yang kerap terjadi.
Dukung Program Sejuta Pohon, Kecamatan Purwakarta Serahkan 300 Bibit
Kecamatan Purwakarta menunjukkan dukungan konkret terhadap Program Sejuta Pohon yang dicanangkan Pemerintah Kota Cilegon.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan ratusan bibit pohon di area belakang Kantor Wali Kota Cilegon, Rabu (14/1/2025).
Camat Purwakarta, Suadilah, mengatakan pihaknya bersama kecamatan lain seperti Grogol dan Pulomerak menyambut baik program penghijauan tersebut.
Menurutnya, penanaman pohon menjadi langkah strategis untuk menekan risiko bencana, terutama banjir, dalam jangka panjang.
“Alhamdulillah kami dari Kecamatan Purwakarta bersama kecamatan lainnya sangat mendukung program ini. Apalagi saat ini beberapa wilayah seperti Ciwandan, Cibeber, Jombang, dan Citangkil sedang terdampak banjir,” ujar Suadilah.
Ia menilai, upaya penghijauan merupakan solusi berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan lingkungan di Kota Cilegon. Oleh karena itu, setelah menerima instruksi resmi dari pimpinan daerah, pihaknya langsung bergerak melakukan pengadaan bibit pohon.
“Kami langsung menindaklanjuti surat dari pimpinan. Program Sejuta Pohon ini sangat positif dan penting untuk pencegahan banjir ke depan,” katanya.
Suadilah menyebutkan, Kecamatan Purwakarta yang terdiri dari enam kelurahan bersama unsur kecamatan berhasil mengumpulkan sebanyak 300 bibit pohon.
Sebanyak 100 bibit berasal dari tingkat kecamatan, sementara 200 bibit lainnya disediakan oleh enam kelurahan.
Adapun jenis bibit yang diserahkan meliputi mahoni, trembesi, ketapang laut, akasia, dan sengon.



