linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Tragis, Remaja di Balaraja Tangerang Dirudapaksa Ayah Kandung Selama 4 Tahun
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Tragis, Remaja di Balaraja Tangerang Dirudapaksa Ayah Kandung Selama 4 Tahun
News

Tragis, Remaja di Balaraja Tangerang Dirudapaksa Ayah Kandung Selama 4 Tahun

LinimassaNews 22 Juli 2022
Share
waktu baca 2 menit
331DD46C 3986 42C8 871D FE8B89DDC945
SHARE

linimassa.id – Malang nian nasib seorang anak perempuan di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang ini. Sejak berusia 12 tahun, dirinya menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan ayah kandungnya sendiri.

Kini usia korban 16 tahun, artinya pemerkosaan oleh ayah kandung itu dilakukan selama kurun waktu 4 tahun atau sejak tahun 2018. Sang ayah, berinisial EW (45) sudah dibekuk Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, tersangka EW ditangkap setelah ibu korban atau istri dari tersangka melaporkan peristiwa itu ke Polsek Balaraja pada Jumat (15/7/2022).

“Setelah mendapatkan laporan, esok harinya atau Sabtu (16/7/2022), tersangka langsung kami tangkap,” ujar Romdhon, Kamis (21/7/2022).

“Kasusnya terungkap saat korban menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada tantenya. Setelah itu keluarga sepakat melaporkan ke polisi,” kata Romdhon menambahkan.

Dikatakan Romdhon, tersangka melakukan perbuatan bejatnya di rumahnya. Kepada petugas, tersangka mengaku terangsang dengan korban. Saat hanya berdua di rumah, saat keduanya menonton televisi, tersangka menarik paksa korban ke kamar.

“Di dalam kamar itulah, pada hari Sabtu (9/7/2022), tersangka melakukan perbuatannya kepada korban yang tak lain adalah anak kandungnya,” ucap orang nomor satu di Polresta Tangerang Polda Banten itu.

Usai melampiaskan nafsunya, tersangka pergi begitu saja. Kepada petugas, tersangka mengakui perbuatannya. Atas tindakan yang dilakukannya, tersangka dijerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Dari hasil penyidikan, diketahui selama ini korban tidak melakukan perlawanan karena takut dan tertekan sebab diancam akan dipukuli apabila melawan atau menceritakan kejadian itu kepada orang lain,” terang Romdhon.

Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara dan bisa saja dikenai pidana tambahan mengingat tersangka adalah orang dekat korban, orang tua korban, yang semestinya memberikan perlindungan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tidak hanya melakukan upaya penegakan hukum, Polresta Tangerang juga memberikan pendampingan psikologis (trauma healing) kepada korban. (rls/red)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
12 Maret 2026
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

investasi di Banten
Realisasi Investasi di Banten Capai Rp34,4 Triliun, Peringkat 3 Nasional
News
botol miras
Polresta Serang Kota Musnahkan Belasan Ribu Botol Miras
News
uang palsu di Banten
Uang Palsu di Banten Dimusnahkan
News
MBG di Banten
Program MBG di Banten, Masih Ditemukan Dapur Tidak Higienis
News
May Day 2026
May Day 2026, Kapolres Serang Imbau Buruh Jaga Kamtibmas
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?