linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Terungkap, Alasan Mahfud MD beri Gelar ‘Kiai’ untuk Luhut Binsar Panjaitan meski Bukan Muslim
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Terungkap, Alasan Mahfud MD beri Gelar ‘Kiai’ untuk Luhut Binsar Panjaitan meski Bukan Muslim
News

Terungkap, Alasan Mahfud MD beri Gelar ‘Kiai’ untuk Luhut Binsar Panjaitan meski Bukan Muslim

Bahri 17 November 2024
Share
waktu baca 2 menit
Mahfud MD
Mahfud MD dan Luhut Binsar Panjaitan dalam Podcast Ruang Sahabat Mahfud MD Official.
SHARE

Jakarta, LINIASSA.ID – Pada acara podcast Mahfud yang ditayangkan di YouTube Mahfud MD Official, terungkap cerita bahwa Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu pernah memberikan gelar “kiai” kepada Luhut Binsar Pandjaitan sebagai bentuk apresiasi. Waktu itu Luhut menjadi narasumber dalam podcast tersebut. 

Meskipun Luhut tidak beragama Islam, gelar ‘kiai’ ini diberikan Mahfud lantaran Luhut dinilai santun dan baik. 

Dalam podcast tersebut, Luhut bercerita bahwa gelar dari Mahfud MD tersebut diberikan pada saat ulang tahunnya. 

“Pernah ketika saya ulang tahun, itu Pak Mahfud tuh kasih saya hadiah, saya katakan hadiah, karena dia menulis di koran Sindo,” ujar Luhut dalam tayangan tersebut, Minggu, 17 November 2024. 

“Kiai Luhut. Kiai Luhut dan Romo Muslim,” Mahfud menimpali. 

Mahfud menjelaskan bahwa gelar kiai disematkan kepada Luhut karena sikap baik dan santun yang dimilikinya.

“Pak Luhut itu seandainya dia orang Madura pasti jadi kiai, wong baik sekali kok seperti kiai, santun. Nah muslim itu seumpama lahir di Batak, saya Mahfud kalau lahir di Batak, mungkin jadi Romo juga jadi pendeta,” kata Mahfud bercanda seraya tertawa. 

Mahfud dalam tulisannya di koran ingin menyampaikan pesan penting tentang pentingnya menjaga perdamaian meski berbeda agama. 

Ia menegaskan, perbedaan agama tidak seharusnya menjadi alasan untuk bermusuhan. “Orang sebenarnya tidak usah karena perbedaan agama itu, lalu bermusuhan. Wong saya dengan Pak Luhut sudah seperti santri, sesama santri kiai, yang penting kan bangsa dan kemanusiaan,” ujarnya. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sementara itu, Luhut mengaku terharu dengan apresiasi yang diberikan Mahfud melalui tulisan di koran. 

“Saya terharu sekali. Kok sampai Pak Mahfud itu tulis di koran, ulang tahun saya. Dan memberikan apresiasi tinggi sekali. Saya bilang, ah saya enggak sebegitu kok Pak Mahfud. Ya biasa-biasa saja. ‘Ndak, ini pendapat saya kok’. Ya terima kasih saya bilang,” kata Luhut. 

Ia juga menambahkan pentingnya kolaborasi dalam membangun bangsa dan negara.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
26 November 2025
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

SPPG Karangtanjung
Dapur MBG SPPG Karangtanjung Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Operasional Tetap Berjalan
News
Pemkot Serang
Tangani Banjir di Berbagai Wilayah, Pemkot Serang Ajukan Bantuan ke Provinsi dan Pusat
News
Tambang ilegal di Cilegon
Pemprov Banten Tutup Tambang Ilegal di Cilegon, Satgas Petakan Lokasi di Ciwandan dan JLS
News
Rekonstruksi
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak Kader PKS Dilaksanakan Tertutup di BBS 3
News
Huntara Cigobang
Bertahan Menginap di Kantor Bupati, Warga Huntara Cigobang Tuntut Kejelasan Hunian Permanen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?