PANDEGLANG, LINIMASSA.ID – Dua jemaah haji asal Pandeglang yang tergabung dalam Kloter 17 dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah.
Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Layanan Umum Pandeglang, Raden Yunce Dewi.
Ia menyebutkan, dua jemaah haji asal Pandeglang yang wafat adalah Santana dan Iwan Setiawan, yang diketahui merupakan pimpinan KBIHU Nur Halimah Pandeglang.
“Dari kloter kami ada dua jemaah yang meninggal dunia, yakni Santana dan Pak Iwan Setiawan dari KBIHU Nur Halimah,” ujar Yunce saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu 20 Mei 2026.
Menurut Yunce, berdasarkan informasi yang diterimanya terkait jemaah haji asal Pandeglang, Iwan Setiawan sempat tidak sadarkan diri ketika berada di kamar mandi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
“Informasinya sempat pingsan. Dugaan sementara karena gangguan jantung,” jelasnya.
Sementara itu, Santana dilaporkan wafat beberapa waktu setelah tiba di Mekkah. Almarhum sebelumnya sempat mengikuti rangkaian ibadah tawaf sebelum kondisi kesehatannya menurun.
“Setelah sampai di Mekkah beliau ikut tawaf pada malam hari, kemudian meninggal dunia,” katanya.
2 Jemaah Haji asal Pandeglang
Yunce menambahkan, kedua jemaah haji asal Pandeglang tersebut sempat mendapatkan perawatan medis dan dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Keduanya meninggal di rumah sakit,” tambahnya.
Terkait pemulasaraan jenazah jemaah haji asal Pandeglang, Yunce menjelaskan bahwa keduanya akan dimakamkan di Arab Saudi sesuai aturan yang berlaku bagi jemaah haji yang wafat di Tanah Suci.
“Jenazah tidak dipulangkan ke Indonesia, dimakamkan di sana,” ujarnya.
Pihak PPIH Pandeglang juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya dua jemaah tersebut serta mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” tutupnya.
Sementara itu, Supardi saat dikonfirmasi terkait informasi wafatnya jemaah haji asal Pandeglang tersebut belum memberikan tanggapan.



