linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Wow! Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Tangerang Dianggap Masih Tinggi
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Wow! Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Tangerang Dianggap Masih Tinggi
News

Wow! Kasus Kekerasan Anak di Kabupaten Tangerang Dianggap Masih Tinggi

LinimassaNews
25 Maret 2022
Share
waktu baca 2 menit
IMG 20220325 WA0033
Diskusi Kabupaten Tangerang Layak Anak
SHARE

linimassa.id – Jumlah kekerasan terhadap anak di Kabupaten Tangerang masih terbilang tinggi. Setiap tahunnya lebih dari 20 kasus kekerasan anak masuk dalam laporan kepolisian.

Angka tersebut mencuat dalam diskusi yang diselenggarakan Forum Kerja (Forja) Jurnalis Kabupaten Tangerang, Jumat (25/3/2022). Tema diskusi itu soal kelayakan Kabupaten Tangerang menyandang kota layak anak di tengah kasus yang marak terjadi.

Ketua Forja Kabupaten Tangerang Alfian Winanto mengatakan, meski grafik kasus alami penurunan tiap tahun, tapi kasus yang tercatat saat ini masih dianggap memprihatinkan terjadi di kota layak anak.

“Polresta mencatat, ditahun 2018 ada 33 kasus, 2019 ada 21 kasus, 2020 ada 30 kasus, 2021 ada 28 kasus, 2022 ada 13 kasus. Sementara DP3A mencatat tahun 2018 ada 245 kasus, 2019 ada 275 kasus, tahun 2020 ada 152 kasus, 2020 ada 154, tahun 2022 ada 35 kasus, ” kata Alfian Jumat (25/3/2022).

Alfian turut menanyakan indikator yang membuat Kabupaten Tangerang menyandang sebagai Kabupaten Tangerang layak anak kategori madya padahal kasus kekerasan anak masih kerap terjadi.

Menanggapi itu, Kapala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang Asep Jatmika mengatakan, terdapat lima kategori kota/kabupaten yang layak mendapatkan predikat layak anak.

“Kabupaten Tangerang sudah mendapatkan Madya. Tentunya masih sangat layak menyandang predikat itu,” katanya.

Sementara Kanit PPA Polres Kota Tangerang IPTU Iwan Dewantoro mengatakan, pihaknya mencatat pada tahun 2022 periode Januari – Maret terdapat 13 kasus berhasil diungkap. Dari jumlah kasus tersebut ada juga yang dilakukan restorative justice.

“Dalam kasus pelecehan dan pemerkosaan anak tidak semua dikenakan pidana. Namun ada ada juga yang berakhir restorative justice, karena keluarga tidak mau membuat korban trauma,” pungkasnya. (red)

 

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Hotel
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Pariwisata Banten, 70 Persen Booking Hotel Batal
News
Ponpes
Oknum Pimpinan Ponpes di Kramatwatu Dilaporkan ke Polda Banten, Diduga Cabuli Santriwati 14 Tahun
News
ISPA
Kasus ISPA di Banten Tembus 4.498 Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi
News
Sawah di Kota Serang
17 Hektare Sawah di Kota Serang Gagal Panen
News
arisan fiktif
Puluhan Warga Lebak-Pandeglang Diduga Jadi Korban Arisan Fiktif, Kerugian Rp2,8 Miliar
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan