linimassa.id – Wali Kota Bogor, Bima Arya, menghadiri acara wisuda ke-XXXI Universitas Nusa Bangsa (UNB) Tahun 2023, yang digelar di Kampus Universitas Nusa Bangsa, Kota Bogor. Dalam orasi ilmiahnya, Bima Arya menyampaikan pesan penting mengenai isu lingkungan, yang saat ini menjadi perhatian global.
Data menunjukkan bahwa Indonesia masuk dalam empat besar negara di dunia dengan tingkat polusi udara yang sangat tinggi. Salah satu penyebab utama adalah kebakaran hutan yang disebabkan oleh faktor manusia dan alam, serta polusi udara dari transportasi dan industri. Hasil survei di Indonesia juga menunjukkan bahwa isu lingkungan menduduki peringkat kedua dalam persepsi generasi muda setelah korupsi.
Bima Arya mengingatkan bahwa isu lingkungan adalah masalah serius yang harus segera diatasi, karena dampaknya akan menjadi beban yang harus ditanggung oleh generasi mendatang jika tidak ada tindakan konkret saat ini. Meskipun Bogor memiliki keunggulan berupa Kebun Raya dan curah hujan yang lebih tinggi, tetapi tindakan perlindungan lingkungan harus diambil bukan hanya di Bogor tetapi juga di seluruh Indonesia.
Bima Arya menyoroti masalah sampah, di mana belum ada satu pun kota di Indonesia yang berhasil menangani sampah secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Dengan Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu negara ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045, penting bagi Indonesia untuk menyelesaikan masalah lingkungan saat ini agar tidak menjadi bencana di masa depan.
Dalam penanganan sampah, Bima Arya menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang didukung oleh perubahan budaya. Masalah lingkungan saat ini memerlukan tindakan yang bersifat mendesak karena dampaknya akan terasa di masa depan. Kota Bogor telah mengambil langkah-langkah nyata dengan program-program seperti green leadership dan inovasi peduli lingkungan di sekolah-sekolah dan komunitas sekitar.
Bima Arya juga menekankan perlunya penerapan ekonomi hijau di seluruh aspek kehidupan, yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga berdampak positif pada lingkungan. Contohnya adalah pengolahan sampah plastik menjadi bahan bangunan alternatif, seperti paving atau konblok. Selain itu, anak-anak muda juga berperan dalam menghasilkan produk-produk ramah lingkungan, seperti pengolahan sampah organik menjadi maggot.
Pesan Bima Arya dalam orasi ilmiahnya dihadapan para wisudawan dan undangan adalah untuk memahami dan mengatasi isu lingkungan sebagai tanggung jawab bersama, sehingga dapat mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi berikutnya.


