SERANG, LINIMASSA.ID – Selama tahun 2025, masyarakat di Provinsi Banten tercatat menukarkan uang rusak, cacat, maupun lusuh dengan nilai total mencapai Rp1,3 miliar di Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Banten.
Layanan penukaran dilakukan baik melalui program Kas Keliling maupun pelayanan langsung di kantor BI di sejumlah wilayah.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Ameriza M Moesa, menyampaikan bahwa jumlah penukaran uang rusak tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, peningkatan tersebut disebabkan oleh kesadaran masyarakat yang makin tinggi untuk menjaga kualitas uang Rupiah.
“Program edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah menjadi faktor penting yang mendorong masyarakat menukarkan uang rusak yang sudah tidak layak edar,” jelas Ameriza.
Ia menambahkan, uang yang paling sering ditukar merupakan pecahan kecil, khususnya Rp2.000 dan Rp5.000, karena kedua pecahan itu paling sering digunakan untuk transaksi sehari-hari.
Sepanjang 2025, BI Banten juga telah melakukan lebih dari 100 kegiatan Kas Keliling, tepatnya 102 kali, untuk menyalurkan uang baru ke masyarakat.
Kegiatan tersebut menyasar pasar tradisional, pondok pesantren, hingga daerah pesisir, agar masyarakat dapat memperoleh uang layak edar tanpa harus datang ke kantor BI.
“Dengan Kas Keliling, masyarakat bisa lebih mudah menukar atau mendapatkan uang baru tanpa repot,” ujar Ameriza.
Ameriza menegaskan, uang rusak, baik karena terbakar, sobek, maupun berlubang, masih dapat ditukar selama memenuhi syarat keaslian dan minimal dua pertiga bagian fisiknya masih utuh.
Ia menambahkan, layanan ini merupakan bagian dari upaya BI menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah.
“Semakin banyak uang layak edar di tangan masyarakat, maka semakin baik pula kualitas transaksi dan kepercayaan terhadap Rupiah,” tegasnya.
BI Banten juga mengimbau masyarakat untuk tidak men-stapler, menulis, ataupun melipat uang rusak secara berlebihan, karena kebiasaan tersebut bisa merusak fisik uang dan memperpendek masa edarnya.



