linimassa.id – Tahu tanaman toga alias tanaman obat keluarga? Ini adalah salah satu jenis tanaman obat yang dikenal memiliki beragam manfaat.
Toga berfungsi sebagai penyedia obat sekaligus berupa taman berestetika yang memenuhi kriteria keindahan pemandangan.
Toga dapat memenuhi upaya kesehatan preventive (pencegahan penyakit), promotif (peningkatan derajat kesehatan), kuratif (penyembuhan penyakit) dan rehabilitatif( pemulihan kesehatan).
Toga juga berfungsi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga antara lain sebagai sarana untuk memperbaiki status gizi keluarga,menambah penghasilan keluarga, meningkatkan kesehatan lingkungan pemukiman dan melestarikan tanaman obat dan budaya bangsa.
Manfaat tanaman toga yaitu berfungsi sebagai sarana untuk mendekatkan tanaman obat, sebagai upaya kesehatan masyarakat.
Laman eprints.umm.ac.id menulis, tanaman toga merupakan jenis tanaman hasil budidaya, yang berkhasiat sebagai obat. Sehingga, tanaman toga ini dikenal mampu untuk menyembuhkan macam penyakit.
Pada hakikatnya toga diartikan sebagai sebidang tanah (baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang), di mana bidang tanah itu digunakan untuk membudidayakan tanaman berkhasiat sebagai obat.
Pemanfaatan bidang tanah untuk budidaya tanaman obat keluarga itu, dilakukan dalam rangka dalam rangka untuk memenuhi keperluan obat-obatan tradisional untuk keperluan keluarga.
Obat tradisional ini bisa dibuat sendiri. Jika hasil budidaya tanaman banyak selanjutnya bisa disalurkan kepada masyarakat sekitar.
Tanaman ini sering dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional. Ini karena tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan dan harganya lumayan murah.
Jenis
Secara umum, manfaat tanaman toga yaitu untuk menjaga kesehatan tubuh, mengobati, hingga menyembuhkan penyakit. Demikian penjelasan tentang pentingnya tanaman toga, karena mampu dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk obat herbal.
Beberapa tanaman yang termasuk dalam tanaman obat keluarga adalah :
- Jahe Merah (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma)
Dalam Buku Saku Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang disusun Susi Mindarti dan Beber Nurbaeti terbitan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), disebutkan bahwa jahe merah merupakan jenis tanaman toga yang memiliki khasiat dan kegunaan.
Jahe adalah sejenis umbi yang kaya akan kandungan gingerol bersifat anti radang dan antioksidan. Adapun khasiat jahe merah sia antaranya bisa mengobati sakit kepala, membantu meringankan rasa mulas pada perut, hingga menjadi bahan urut jika kaki terkilir.
- Kunyit (Curcuma longa Linn)
Kunyit sebagai tanaman toga untuk pengobatan tradisional, bisa berguna untuk mengobati radang yang membandel. Caranya, air rebusan kunyit dicampur dengan kuning telor dan kapur sirih.
- Kemangi (Ocimum basilicum)
Tidak hanya sering digunakan sebagai lalapan atau tambahan olahan makanan, kemangi juga termasuk jenis tanaman toga yang berkhasiat. Salah satu manfaat kemangi yaitu bisa memperlancar asi, meringankan rasa kembung, hingga pereda batuk.
- Sereh Wangi (Cymbopogon nardus)
Sereh memang dikenal memiliki manfaat sebagai obat alami dan tradisional untuk meredakan hingga mengobati penyakit. Daun sereh wangi bisa diolah dan diproduksi untuk minyak atsiri.
Beberapa khasiat sereh adalah minyaknya bisa digunakan sebagai obat gatal-gatal serta mengobati bekas tersengat tawon. Tidak hanya itu, tanaman toga ini juga sering dijadikan bahan baku parfum hingga aromaterapi.
- Lengkuas (Alpinia galanga)
Lengkuas merupakan jenis tanaman toga yang rasanya agak pedas dan bersifat hangat. Manfaat tanaman toga lengkuas ini yaitu mampu menjadi anti rematik untuk pegal linu, mengobati radang anak telinga, hingga membantu mengobati radang lambung.
- Kencur (Kaempferia galanga)
Jenis tanaman toga selanjutnya yaitu kencur. Kencur dipercaya bisa mengobati batuk, radang lambung, muntah-muntah, hingga merangsang nafsu makan.
- Daun Salam (Syzygium polyanthum)
Selain sebagai bumbu dapur, daun salam juga berkhasiat sebagai obat untuk kesehatan tubuh. Beberapa manfaat salam sebagai jenis tanaman toga yaitu untuk mengobati diare, kencing manis, sakit maag, kudis gatal, hingga penuruh darah tinggi.
- Sambiloto (Andrographis paniculata)
Tanaman sambiloto ini bermanfaat untuk mengobati kencing manis, penguat lambung, mampu membersihkan darah, dan mengobati tifus. Selain itu, sambiloto juga bersifat anti malaria dan anti syphilis.
- Jawer Kotok (Coleus scutellarioides)
Contoh tanaman toga lainnya yaitu jawer kotok. Selain dijadikan tanaman hias di depan rumah, jawer kotok juga bisa dijadikan tanaman obat.
Biasanya, daun berwarna merah kecoklatan yang biasa digunakan sebagai obat. Manfaat jawer kotok yang paling terkenal yaitu sebagai obat untuk penyakit ambeien, gondongan, diare, wasir, peluruh dahak, dan masih banyak lagi.
- Katuk (Sauropus androgynus)
Tanaman katuk adalah jenis tanaman toga, yang daunnya sering dikonsumsi. Selain sering dijadikan urap, sayur, daun muda tanaman katuk juga bermanfaat untuk kesehatan.
Daun katuk kaya akan vitamin A, B1, C, dan mengandung kalori, protein, serta karbohidrat. Daun katuk memiliki manfaat untuk membersihkan darah, merangsang asi ibu menyusui, hingga obat untuk peluruh kencing.
- Sirih Merah (Piper ornatum)
Batang dan daun sirih merah memiliki khasiat untuk kesehatan. Rebusan sirih merah sering dijadikan teh herbal berkhasiat untuk antiseptik, mengobati nyeri sendi, asam urat, memperhalus kulit, hingga mengobati batuk.
- Rosemary (Rosmarinus officinalis)
Rosemary juga termasuk tanaman toga yang berkhasiat untuk mengurangi gejala flu, obat sakit kepala, serta mampu membantu mengobati masalah pencernaan. Biasanya tanaman ini dikonsumsi menjadi teh.
- Zodia (Evodia sauveolens)
Contoh tanaman toga yaitu zodia. Zodia sering dimanfaatkan sebagai tanaman pengusir nyamuk, sehingga tanaman ini bermanfaat untuk melindungi kita dari gigitan serangga terutama nyamuk.
Pasalnya, daun zodia yang hijau agak kekuningan ini mengandung senyawa evodiamine rutaecarpine. Rebusan daun zodia juga dipercaya bermanfaat untuk pereda demam malaria.
- Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus)
Kumis kucing termasuk contoh tanaman obat yang sering dimanfaatkan sebagai teh herbal. Kandungan tanaman ini juga dipercaya membantu untuk menjaga kesehatan
- Bunga Mawar (Rosa hybrida)
Dilansir situs dinas lingkungan hidup lhk.acehtamiangkab.go.id, tanaman bunga mawar bisa bermanfaat sebagai toga. Adapun manfaat bunga mawar yaitu berkhasiat untuk mengobati keputihan, haid tidak teratur, serta mengobati batuk darah.
Manfaat
Tanaman ini memiliki banyak manfaat yang dapat dilihat dari aspek kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya, yaitu:
1). Aspek Kesehatan
Pemeliharaan Kesehatan: sebagai obat tradisional banyak digunakan dalam upaya pencegahan penyakit.
Penanggulangan Penyakit: memiliki manfaat dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas suatu penyakit.
Perbaikan Status Gizi: yang dapat berperan sebagai buah-buahan dan sayuran serta dapat dimanfaatkan sebagai obat.
2). Aspek Lingkungan
Kelestarian Alam: budidaya tumbuhan yang umum dijadikan obat dapat mengurangi kemungkinan untuk terjadinya kepunahan pada beberapa jenis tumbuhan tersebut.
Penghijauan dan Estetika: penanaman tanaman obat sangat berkaitan dengan penghijauan. Tanaman obat yang ditanam dan ditata dengan baik dapat memberikan keindahan pada lingkugan.
3). Aspek Ekonomi
Tanaman obat dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain sebagai obat, TOGA dapat dijadikan komoditas yang diperdagangkan sehingga menambah penghasilan. Selain itu, TOGA yang terlebih dahulu diolah untuk meningkatkan nilai jual dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar.
4). Aspek Sosial Budaya
Penanaman TOGA merupakan upaya pelestarian budaya leluhur dalam memelihara dan mempertahankan budaya masyarakat. (Hilal)



