linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: TKW Indonesia Paling Banyak di Negara Mana?
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > TKW Indonesia Paling Banyak di Negara Mana?
Gaya Hidup

TKW Indonesia Paling Banyak di Negara Mana?

Hilal Ahmad
23 Mei 2024
Share
waktu baca 4 menit
TKW Indonesia *Foto : Hops)
TKW Indonesia *Foto : Hops)
SHARE

linimassa.id – Tenaga kerja wanita (TKW) atau buruh migrain asal Indonesia banyak pergi keluar negeri untuk menjadi asisten rumah tangga. Ini sudah dilakukan bertahun-tahun. Ke negara manakah TKW Indonesia paling banyak berada?

Laman databoks.katadata menyebut, menurut data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) mencapai 237.992 orang pada Januari-Oktober 2023.

Rinciannya, terdapat 130.110 PMI yang bekerja di sektor formal dan 107.882 pekerja di sektor informal.

PMI perempuan mendominasi sebanyak 146.785 orang, dan PMI laki-laki sebanyak 91.207 orang.

Taiwan menjadi negara tujuan utama PMI sepanjang periode ini, yaitu sebanyak 70.057 pekerja.

Kemudian disusul oleh Malaysia sebagai negara tujuan PMI terbanyak kedua, yang menyerap 63.540 pekerja asal Indonesia.

Lalu diikuti oleh Hongkong dan Korea Selatan dengan total penempatan PMI sebanyak 60.872 pekerja dan 10.191 pekerja.

Selain itu, negara-negara tujuan utama PMI lainnya masih didominasi oleh negara kawasan Asia, seperti terlihat pada grafik.

Adapun daerah asal PMI terbanyak hingga Oktober 2023 berasal dari Jawa Timur, yang telah menyumbangkan 59.435 pekerja.

 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Berikut daftar 10 negara tujuan utama PMI dalam periode Januari-Oktober 2023:

Taiwan: 70.057 pekerja

Malaysia: 63.540 pekerja

Hongkong: 60.872 pekerja

Korea Selatan: 10.191 pekerja

Jepang: 8.197 pekerja

Singapura: 6.153 pekerja

Arab Saudi: 5.051 pekerja

Italia: 2.719 pekerja

Turki: 2.150 pekerja

Brunei Darussalam: 2.138 pekerja

 

Tergiur Upah

Laman Kompas menyebut, bekerja di luar negeri cukup digemari masyarakat Indonesia. Tawaran upah yang relatif lebih besar dibandingkan pekerjaan yang sama di Indonesia membuat banyak masyarakat ingin menjadi pekerja migran Indonesia.

Beberapa negara yang kerap jadi tujuan pekerja migran Indonesia misalnya adalah Malaysia, Hong Kong, sampai Korea Selatan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Indonesia memiliki jumlah pekerja migran sebanyak 200.761 orang sampai akhir 2022 Sumber utama data ketenagakerjaan adalah Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Survei ini khusus dirancang untuk mengumpulkan informasi atau data ketenagakerjaan.

Pada beberapa survei sebelumnya, pengumpulan data ketenagakerjaan dipadukan dalam kegiatan lainnya, seperti Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), Sensus Penduduk (SP), dan Survei Penduduk Antarsensus (SUPAS). Di sisi lain, sejak akhir 2019, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) direvitalisasi menjadi Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Adapun sumber dari data di bawah ini berasal dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Dalam kaitan dengan hal ini, Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang, dan telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah di luar wilayah Republik Indonesia. Sebagai catatan, Indonesia memiliki jumlah pekerja migran sebanyak 200.761 orang sampai akhir 2022.

Jumlah tersebut terdiri dari 122.147 pekerja perempuan dan 78.614 pekerja laki-laki. Posisi pertama ditempati oleh Hong Kong dengan total pekerja migran Indonesia sampai 60.096 pekerja. Jumlah itu terdiri dari 59.917 perempuan dan 179 orang pekerja laki-laki

Sementara itu, posisi kedua ditempat oleh China dengan total 53.459 pekerja. Jumlah itu terdiri dari 26.555 pekerja perempuan dan 26.904 pekerja laki-laki. Sedangkan, posisi ketiga dihuni oleh negara tetangga Malaysia dengan total 43.163 pekerja.

Jumlah pekerja tersebut terdiri dari 20.725 pekerja perempuan dan 22.438 pekerja laki-laki. (Hilal)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Sungai Ciujung
Sungai Ciujung Tercemar, DLH Kabupaten Serang Temukan 4 Perusahaan Buang Air Limbah Olahan
News
PT ABM
Kejati Banten Kantongi Calon Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT ABM
News
air bersih
BPBD Banten Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pandeglang
News
Sawah di Lebak
Ratusan Hektare Sawah di Lebak Terdampak Kekeringan
News
Siswa di Pandeglang
11 Ribu Siswa di Pandeglang Tak Melanjutkan Pendidikan, Ini yang Dilakukan Disdikpora
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan