linimassa.id – Beberapa waktu lalu, beredar video viral tentang warga Lombok Tengah yang berebut mengambil air berwarna pink di telaga. Air ini dipercaya bisa menyembuhkan penyakit.
Dalam video yang bereder di Facebook tersebut, puluhan warga sedang mengambil air tersebut dengan menggunakan alat timba seadanya.
Mereka memasukkannya ke dalam botol maupun ceret. Air tersebut dipercayai warga sebagai air obat yang bisa menyembuhkan penyakit.
Video tersebut pertama kali diunggah di Facebook akun @Maiyra Sari, dengan keterangan ada lagi kolam yang viral airnya berwarna pink.
Lokasi kolam ini berada di Dusun Pepao Timur, Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah.
Warga setempat, Maseni (50) seperti yang dilansir Kompas menuturkan, kolam itu mulai ramai dikunjungi warga pada Jumat (28/4/2023). Para warga mengetahui air di kolam itu berubah menjadi warna pink.
“Awalnya kan air di kolam itu warnanya biasa putih kecoklatan, tapi pas hari Jumat itu berubah menjadi warna merah muda (pink) kayak warna tuak. Jadi banyak warga yang kesana untuk mengambilnya,” kata Maseni melalui sambungan telepon, Minggu (30/4/2023).
Maseni yang merupakan mantan Kepala Dusun setempat menuturkan, warga yang mengambil air di kolam tersebut mempercayai bisa menjadi obat beberapa penyakit. Caranya dengan diminum atau dimandikan.
“Ada yang meminumnya, ada juga air itu digunakan dengan cara mandi untuk menyembuhkan penyakit,” tutur Maseni.
Sebelum kolam tersebut viral, di dekat area telaga, sering dijadikan tempat berdoa meminta hajat.
“Warga sering berdoa di sana. Katanya kalau berdoa di sana, hajatnya dapat segera dikabulkan,” kata Maseni.
Maseni mengungkapkan, sehari pasca-viral, sudah telaga warna pink itu sepi pengunjung. Pasalnya, kondisi air di telaga tersebut kembali berwarna putih.
Namun setelah airnya kembali berwarn aputih karena air yang berwarna pink sudah habis diambil, telaga ini sepi.
Penyakit
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Lombok Tengah Suardi seperti dilansir Kompas menegaskan, air telaga warna pink di wilayahnya bisa berisiko menimbulkan penyakit.
Namun, beberapa warga justru meyakini bahwa air telaga di Desa Lekor itu berkhasiat. Suardi menjelaskan, air warna pink tersebut tidak memenuhi unsur air bersih.
“Tentu secara kesehatan, air yang berwarna, air berasa, dan air yang berbau tidak memenuhi syarat air bersih, ini dapat menimbulkan potensi serangan penyakit,” kata Suardi.
Suhardi memberikan edukasi pada warga agar tidak cepat termakan hoaks. (Hilal)



