PANDEGLANG, LINIMASSA.ID – Gembok penyegelan SDN Gerendong 1 yang berlokasi di Desa Gerendong, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, akhirnya dibuka oleh pihak yang mengklaim sebagai ahli waris.
Pembukaan segel tersebut dilakukan setelah adanya musyawarah antara pihak sekolah dan ahli waris.
Sebelumnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Gerendong 1 tersebut sempat terhenti pada Selasa, 20 Januari 2026, akibat aksi penyegelan yang dilakukan oleh pihak ahli waris.
Akibat kejadian itu, aktivitas siswa terganggu dan tidak dapat berlangsung sebagaimana mestinya.
Namun kini, penyegelan telah berakhir dan para siswa SDN Gerendong 1 kembali mengikuti KBM secara normal pada hari yang sama, Selasa, 20 Januari 2026.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang, Wawan Munawar, membenarkan bahwa segel di SDN Gerendong 1 sudah dilepas.
“Kegiatan siswa sudah kembali berjalan. KBM sudah normal lagi,” ujar Wawan kepada Radar Banten, Selasa, 20 Januari 2026.
Permasalahan di SDN Gerendong 1
Wawan menjelaskan, permasalahan sengketa lahan di SDN Gerendong 1 tersebut berkaitan dengan status kepemilikan lahan sekolah yang tercatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Pandeglang, namun hingga kini belum memiliki sertifikat resmi.
“Persoalan aset ini memang melibatkan lintas organisasi perangkat daerah, sehingga penanganannya juga harus lintas OPD,” jelasnya.
Ia menyebutkan, urusan aset tanah berada di bawah kewenangan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Bagian Aset Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).
Saat ini, tindak lanjutnya tengah dilakukan di bawah koordinasi Asisten Daerah (Asda) I.
“Langkah ke depan adalah melakukan inventarisasi tanah-tanah yang merupakan aset pemerintah daerah. Untuk yang belum bersertifikat, akan segera diproses, baik melalui hibah maupun akta jual beli,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDN Gerendong 1, Karniti, memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolahnya telah kembali berlangsung seperti biasa. “KBM sudah berjalan normal kembali,” pungkasnya.



