linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Sebabkan Kematian, Dinkes Kota Tangerang Minta Masyarakat Waspada Penyakit ‘Kencing Tikus’
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Sebabkan Kematian, Dinkes Kota Tangerang Minta Masyarakat Waspada Penyakit ‘Kencing Tikus’
Gaya Hidup

Sebabkan Kematian, Dinkes Kota Tangerang Minta Masyarakat Waspada Penyakit ‘Kencing Tikus’

LinimassaNews 14 Maret 2023
Share
waktu baca 2 menit
penyakit kencing tikus
Ilustrasi penyakit kencing tikus. (foto: ilustrasi/pixabay)
SHARE

linimassa.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Dini Anggraeni meminta masyarakat waspada penyakit Leptospirosis yang ditularkan melalui air kencing tikus di musim penghujan. Dini mengungkapkan Leptospirosis merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri leptospira sp lantaran bisa sebabkan kematian.

Penyakit itu menular bisa terjadi akibat kontak dengan lingkungan, air, tanah becek atau lumpur yang mengandung bakteri leptospira sp dari air kencing tikus, dimana bakteri masuk melalui luka atau lecet pada tubuh.

“Kencing tikus bisa mengalir bersama air yang diinjak dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, yang diinjak dan masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, kulit yang lecet hingga makanan. Dengan ini, warga harus siaga untuk lingkungan yang bersih, karena tikus identik dengan lingkungan yang kotor,” kata Dini, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (14/3/2023).

Dini menerangkan, untuk pencegahannya ada beberapa cara yang perlu diperhatikan. Di antaranya, simpan makanan dan minuman ditempat yang aman dari jangkauan tikus. 

Lalu, cuci tangan dan kaki dengan sabun setelah terpapar air banjir, tanah becek atau lumpur. Menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan 3M Plus, memasang perangkap tikus dan tutup luka dengan perban anti air dan bersihkan luka secara rutin.

“Perubahan lingkungan seperti banyaknya genangan air, lingkungan menjadi becek, berlumpur, serta banyak timbunan sampah yang menyebabkan mudahnya bakteri leptospira berkembang biak. Namun demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena bisa dihindari dengan perilaku hidup bersih dan sehat,” terang Dini.

Sementara soal gejala leptospirosis yang perlu diperhatikan ialah demam 38,5 derajat, sakit kepala, badan melebah, nyeri otot hingga kesulitan berjalan, kemerahan pada selaput putih mata, dan kekuningan pada mata dan kulit.

“Infeksi leptospirosis dapat diobati dengan antibiotik untuk membasmi bakteri dan mengembalikan fungsi tubuh yang terganggu akibat kondisi ini. Jika mengalami gejala leptospirosis dan memiliki riwayat terpapar air banjir, tanah becek atau lumpur dalam dua minggu sebelum sakit, maka segera ke Puskesmas atau Fasyanker terdekat,” imbaunya. (mat)

BACA BERITA TERBARU MENARIK LAINNYA  DI GOOGLE NEWS.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
HPN 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

Jembatan gantung di Pandeglang
Tali Penyangga Jembatan Gantung di Pandeglang Putus, Tiga Anggota Keluarga Terjatuh
News
Perumahan di Banten
Penjualan Perumahan di Banten Alami Kenaikan Signifikan
News
Film Senin Harga Naik
Film Senin Harga Naik: Konflik Keluarga dan Ambisi yang Beradu di Toko Roti Mercusuar
Gaya Hidup
PON 2032
Banten Yakin Raih Tuan Rumah PON 2032, Banten International Stadium Jadi Andalan
News
PBI-JK
11.319 Peserta BPJS PBI-JK di Kota Serang Dinonaktifkan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?