LEBAK, LINIMASSA.ID – Revan (16), remaja Baduy Dalam yang sebelumnya menjadi korban pembegalan di Jakarta, akhirnya pulang ke kampung halamannya. Ia sempat mendapat perawatan setelah mengalami luka cukup serius akibat serangan orang tak dikenal.
Peristiwa pembegalan itu terjadi pada Minggu, 26 November 2025, ketika Revan baru selesai menjajakan madu. Dalam insiden tersebut, pelaku menyerang menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan luka bacok pada lengan kiri Revan.
Enip, salah satu kerabat sekaligus warga Baduy, mengungkapkan bahwa kondisi Revan remaja Baduy kini menunjukkan peningkatan signifikan. Luka yang sebelumnya mengeluarkan darah telah mengering dan tidak lagi menimbulkan keluhan.
“Sekarang sudah jauh lebih baik. Dia sudah kuat berjalan dan bisa pulang tanpa masalah,” tutur Enip, Senin, 17 November 2025.
Kepulangan Revan remaja Baduy turut mendapat pendampingan dari pemerintah daerah. Setibanya di Puskesmas Maja, petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak melakukan pemeriksaan awal untuk memastikan kondisinya aman sebelum melanjutkan perjalanan ke Baduy Dalam.
“Diperiksa dulu supaya lebih yakin. Kami berterima kasih karena prosesnya dibantu penuh oleh Dinkes,” lanjut Enip.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Lebak, Endang Komarudin, membenarkan bahwa pihaknya mengoordinasikan pengawalan kepulangan remaja tersebut. Ia memastikan Revan berada dalam keadaan sehat sehingga diperbolehkan melanjutkan perjalanan menuju wilayah adat.
“Alhamdulillah, kondisi Revan baik. Kami berkoordinasi dengan daerah-daerah yang menjadi jalur perjalanannya, termasuk DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang,” jelas Endang.
Endang menambahkan bahwa perjalanan Revan menuju Baduy Dalam dilakukan dengan berjalan kaki, dan rombongan dikawal oleh Dinas Perhubungan. Dinas Kesehatan sendiri telah menyiapkan tim khusus untuk memastikan keselamatan dan kondisi kesehatan Revan tetap terpantau.
“Kami akan terus melakukan pengawasan agar tidak terjadi hal yang merugikan selama maupun setelah ia kembali ke kampungnya,” ujar Endang.



