Linimassa.id – Seorang remaja bernama Rizky Aditya Nugraha, berusia 13 tahun, dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Jembatan Pondok Bahar, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (09/07/2024) sekitar pukul 16.50 WIB.
Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, kejadian ini berlangsung saat Rizky berenang bersama rekan-rekannya.
Upaya penyelamatan telah dilakukan oleh teman-temannya dan warga sekitar, namun sayangnya Rizky belum berhasil ditemukan.
Kepala UPT Damkar Ciledug, Agio Soares, menyampaikan bahwa pencarian dan penyisiran telah dilakukan hingga pukul 18.00 WIB.
“Sudah dilakukan pencarian dan penyisiran sampai 18.00 WIB, korban masih belum ditemukan,” ujar Agio Soares.
Pencarian korban melibatkan tim penyelamat dari BPBD Kota Tangerang dan masyarakat setempat. Para relawan terus berupaya mencari Rizky dengan metode penyelaman dan penyisiran sepanjang sungai.
Pencarian juga dilakukan dengan menggunakan peralatan yang memadai untuk memastikan setiap sudut sungai dapat dijelajahi.
Upaya pencarian akan dilanjutkan hingga Rizky ditemukan. Tim penyelamat berharap cuaca tetap mendukung agar proses pencarian dapat berjalan lancar dan korban segera ditemukan.
Keluarga Rizky dan masyarakat sekitar sangat berharap agar Rizky bisa ditemukan dengan selamat.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai. Pihak BPBD Kota Tangerang juga menghimbau agar warga selalu waspada dan mengawasi anak-anak saat bermain di dekat perairan.
Keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Kepala BPBD Kota Tangerang, mengatakan, “Kami terus berusaha semaksimal mungkin dalam pencarian ini. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga anak-anak saat bermain di dekat sungai atau perairan lainnya.”
Dengan kejadian ini, diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap keselamatan diri dan orang lain. Pemerintah setempat juga diharapkan dapat meningkatkan upaya pencegahan dengan memasang tanda-tanda peringatan di area yang berpotensi berbahaya. (AR)



