SERANG, LINIMASSA.ID – Radiasi nuklir di Cikande, tepatnya di Kampung Barengkok, Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang sangat mengkhawatirkan.
Kendati demikian, warga menolak pindah rumah dan memilih tetap bertahan dengan alasan sudah turun-temurun dan tak memiliki tempat tinggal lain.
Diketahui, radiasi nuklir di Cikande ditemukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Banten dan sudah dilakukan penyegelan berupa pemasangan garis polisi.
Temuan radiasi Cesium-137 (Cs-137) di lingkungan masyarakat ini, juga sudah ditanggapi dengan keluarnya imbauan agar warga menjauhi lokasi temuan tersebut.
Temuan radiasi nuklir di Cikande ini tepatnya di belakang PT Vita yang lokasinya berada dekat dengan lingkungan permukiman warga, jaraknya hanya puluhan meter.
Surti, warga yang rumahnya dekat lokasi radiasi nuklir, mengaku khawatir dan cemas dengan adanya temuan radioaktif di dekat rumahnya.
“Khawatir soalnya bau, terus memang di lokasi itu tempat pembuangan limbah dari perusahaan, kita juga enggak tahu gimana cara membersihkannya,” kata Surti, Senin 8 September 2025.
Radiasi Nuklir di Cikande Bikin Warga Cemas
Kendati radiasi nuklir di Cikande ini membuat warga cemas, namun Surti mengaku tidak bisa meninggalkan rumahnya karena tidak memiliki tempat tinggal lain.
Ia mengaku saat terjadinya penyegelan lokasi ditemukannya adiasi nuklir di Cikande, ia sedang tidak ada di rumah sehingga tidak tahu-menau mengenai zat apa yang mencemari lingkungan mereka dan bahayanya untuk kesehatan apa.
“Enggak tahu soalnya lagi gak di sini tapi di rumah mertua. Belum ada juga sosialisasi,” ujarnya.
Ia mengaku jika sempat mendapatkan himbauan untuk tidak tinggal di areal yang dipasangi oleh garis polisi karena radiasi nuklir di Cikande, khususnya di tempat yang menjadi pembuangan limbah.
Namun ia menangkap jika himbauan tersebut bukan untuk dirinya melainkan untuk warga lainnya yang tinggal di sebuah gubuk di tengah lokasi pembuangan limbah.
“Sekarang sudah ga ada, sudah dibongkar gubuknya, pindah dia. Kalau warga yang disini mungkin engga, cuman yang itu aja,” ujarnya.
Ia berharap agar cemaran radiasi nuklir di Cikande tersebut bisa segera ditangani dengan baik sehingga tidak meresahkan warga yang tinggal disekitar lokasi.
“Inginnya dibersihkan, lingkungannya diperbaiki lagi dari radiasi nuklir di Cikande. Karena kita khawatir juga, apalagi masuk musim hujan khawatir partikelnya terbawa oleh air dan masuk ke pemukiman warga,” pungkasnya.



