linimassa.id – Tahu puzzle? Mainan berupa potongan-potongan kecil terpisah yang saat disusun dan disatukan akan membentuk suatu gambar yang indah ini menjadi salah satu mainan favorit banyak orang, termasuk anak-anak.
Puzzle menjadi mainan edukatif untuk anak. Mainan ini memang sangat populer untuk anak karena tak hanya banyak jenisnya, harganya pun tidak terlalu mahal.
Puzzle terdapat dalam berbagai bentuk, ukuran, serta tingkat kesulitan. Karena itu, puzzle cocok dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa.
Meski banyak jenisnya, prinsip utama dari permainan puzzle adalah menyusun potongan gambar hingga menjadi sebuah bentuk utuh.
Ada puzzle berbentuk balok, ada puzzle berbentuk kepingan, bahkan ada pula puzzle sebesar lantai.
Puzzle memiliki berbagai bentuk dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Jadi, cocok untuk
Laman Empowered Parents menyebut, permainan puzzle sangat penting untuk perkembangan balita dan anak di usia pra-sekolah. Puzzle juga membantu mengembangkan banyak keterampilan, serta merupakan permainan edukatif yang baik di tahun-tahun pertama usia anak.
Stimulasi yang baik di tahun-tahun pertama usia anak, membuat anak menjadi lebih mudah mempelajari banyak keterampilan di masa sekolah seperti mengenal huruf, menulis dan membaca.
Bukan hanya menyenangkan, bermain puzzle juga bisa memberikan banyak manfaat, terutama buat si kecil. Apa saja manfaatnya?
- Mengasah Kemampuan motorik
Permainan puzzle juga bisa mengembangkan kemampuan motorik si kecil, khususnya untuk mootrik halus.
Saat melihat potongan-potongan gambar tersebut, si kecil harus mengambil, membalikkan, menahan, hingga menyusun potongan puzzle menjadi gambar yang utuh. Inilah yang bisa akan melatih otot-otot jarinya agar lebih kuat.
- Mempertanjam Ingatan
Saat kita bermain puzzle, kita harus menyatukan setiap potongan untuk membentuk suatu gambar yang utuh. Nah, kalau kita menemukan potongan yang salah, tentu kita perlu segera menggantinya dengan yang lain.
Selama proses bongkar pasang puzzle tersebut, si kecil akan mencoba mengingat pola potongan gambar yang sudah mereka coba, tapi tidak cocok. Inilah yang bisa melatih ketajaman ingatan mereka.
- Merangsang Kemampuan Memecahkan Masalah
Bermain puzzle bisa merangsang kemampuan si kecil dalam memecahkan masalah. Saat bermain puzzle, si kecil harus belajar mengambil langkah-langkah tertentu untuk memecahkan masalah yang dihadapinya.
Dengan begitu, mereka akan terbiasa untuk memecahkan masalah yang dihadapinya dengan cara lebih kreatif.
- Melatih Koordinasi Mata dan Tangan
Puzzle merupakan salah satu jenis permainan misteri yang membutuhkan koordinasi antara mata dan tangan saat menyelesaikannya. Melalui permainan puzzle, anak akan dilatih untuk menghubungkan apa yang dilihat oleh mata, lalu direspon oleh tangan dengan menyusunnya.
Saat bermain puzzle, si kecil akan melihat bentuk, gambar, dan warna pada setiap potongannya. Mata akan mengirimkan informasi tersebut ke otak. Kemudian, otak akan menginstruksikan tangan untuk menyusun potongan puzzle.
Latihan ini juga dapat membantu si kecil dalam belajar menulis, menggambar, dan mewarnai.
- Melatih Kemampuan Sosial
Bermain puzzle juga ternyata bisa dimainkan bersama dengan teman, lho. Kamu dapat membiarkan si kecil bermain bersama dengan temannya. Kegiatan ini bisa melatih mereka untuk berinteraksi dan bekerja sama. Selain itu, mereka juga akan belajar tentang kesabaran hingga kolaborasi.
- Melatih Konsentrasi Anak
Saat anak mendapatkan puzzle yang sesuai usia dan kemampuannya, ia pasti akan larut dalam permainan sampai berhasil menyelesaikan gambarnya dengan sempurna. Momen ini merupakan latihan konsentrasi yang sangat baik untuk anak. (Hilal)



