linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Pentingnya Bahasa Ibu, Selamatkan dari Kepunahan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pendidikan > Pentingnya Bahasa Ibu, Selamatkan dari Kepunahan
Pendidikan

Pentingnya Bahasa Ibu, Selamatkan dari Kepunahan

Hilal Ahmad 21 Februari 2024
Share
waktu baca 3 menit
Hari bahasa ibu internasional (Foto : Kumpulan Info)
Hari bahasa ibu internasional (Foto : Kumpulan Info)
SHARE

linimassa.id – Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional setiap 21 Februari merupakan perayaan tahunan yang diselenggarakan di seluruh dunia.

Contents
Asal MulaBahasa Ibu

Peringatan ini untuk meningkatkan kesadaran akan keberagaman linguistik dan budaya serta untuk mempromosikan multibahasa.

Diumumkan pertama kali oleh UNESCO pada 17 November 1999, kemudian diakui secara resmi oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan adopsi resolusi PBB A/RES/56/262 pada tahun 2002.

Hari Bahasa Ibu merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas “untuk mempromosikan pelestarian dan perlindungan semua bahasa yang digunakan oleh masyarakat dunia” seperti yang diadopsi oleh Majelis Umum PBB pada 16 Mei 2007 dalam resolusi PBB 61/266[3], yang juga menetapkan tahun 2008 sebagai Tahun Internasional Bahasa.

Ide untuk merayakan Hari Bahasa Ibu Internasional berasal dari inisiatif Bangladesh. Di Bangladesh, 21 Februari (1952) adalah hari peringatan ketika orang-orang Bengali, yaitu Muslim Bengali Pakistan (sekarang Muslim Bengali Bangladesh) dari provinsi Pakistan Bengal Timur (sekarang negara bagian Bangladesh yang merdeka), berjuang untuk pengakuan bahasa Bengali mereka.

Ini juga dirayakan oleh Bengali India di negara bagian India seperti Benggala Barat, Assam, Jharkhand, Tripura, dan Wilayah Persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar.

 

Asal Mula

Hari Bahasa Ibu Internasional berasal dari pengakuan internasional terhadap Hari Gerakan Bahasa yang dirayakan di Bangladesh. Resolusi bahasa internasional ini disarankan oleh Rafiqul Islam, seorang Bangli yang tinggal di Vancouver, Kanada.

Ia menulis surat kepada Kofi Annan pada tanggal 9 Januari 1998, memintanya untuk mengambil langkah untuk menyelamatkan bahasa dunia dari kepunahan dengan mendeklarasikan Hari Bahasa Ibu Internasional (International Mother Language Day).

Akhirnya dipilihlah tanggal 21 Februari sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional karena pada tanggal tersebut, Bangladesh mengalami pembunuhan pada tahun 1952 dalam memperjuangkan bahasa Bangli di Dhaka.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Majelis Umum PBB meminta negara-negara anggotanya untuk mempromosikan semua bahasa yang digunakan oleh orang-orang di dunia pada 16 Mei 2009.

Sebelumnya pada tahun 2008 Mejelis Umum menyatakan 2008 sebagai Tahun Bahasa Internasional untuk mempromosikan persatuan dalam keanekaragaman dan pemahaman internasional melalui multibahasa dan multikulturalisme.

 

Bahasa Ibu

Bahasa ibu adalah bahasa pertama yang dikuasai atau diperoleh anak. Di mana pun anak itu lahir, kemudian ia memeroleh atau menguasai bahasa pertamanya maka bahasa yang dikuasai itu merupakan bahasa ibu.

Apakah itu bahasa daerah, bahasa nasional, hingga bahasa internasional misalnya bahasa Inggris umumnya, bahasa pertama yang dikuasai seorang anak adalah bahasa ibu (bahasa daerahnya) bukan bahasa nasional atau internasional.

Akan tetapi tidak menuntut kemungkinan bahasa pertama yang ia tahu dan gunakan adalah bahasa negaranya dan bahasa internasional. Bergantung pada siapa, di mana, dan atas kepentingan apa bahasa tersebut dibelajarkan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi V, bahasa ibu bermakna bahasa pertama yang dikuasai manusia sejak lahir melalui interaksi dengan sesama anggota masyarakat bahasanya, seperti keluarga dan masyarakat lingkungannya. (Hilal)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

THR
PPPK Paruh Waktu di Pemprov Banten Dipastikan Tanpa THR Tahun Ini
News
harga emas
Harga Emas Antam Terkoreksi Rp13.000, Pelaku Pasar Cermati Potensi Kenaikan Lanjutan
News
Polda Banten
Antisipasi Pencurian Saat Mudik, Kapolda Banten Izinkan Warga Titip Kendaraan di Kantor Polisi
News
Harga daging sapi
Harga Daging Sapi di Pasar Badak Capai Rp140 Ribu per Kilogram
News
Narkoba
Provinsi Banten Masih Jadi Lintasan Rawan Penyelundupan Narkoba
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?