linimassa.id – Pedagang eceran bakal menaikkan harga BBM menjadi Rp12 ribu imbas dari kenaikan harga yang diberlakukan pemerintah besok, 1 September 2022.
Rosid (36) penjual bensin eceran di Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengaku, bakal menaikkan harga BBM eceran yang dijual.
“Tergantung dari sana, kalo misalkan naik saya udah pasti harus mikir-mikir lagi,” katanya sambil merapihkan botol bensin, Rabu (31/8/2022).
Diketahui, harga pertalite yang saat ini dibanderol Rp. 7.650 akan naik menjadi Rp. 10ribu per liter.
Jika BBM naik, dia mengaku tak akan mengambil untung banyak dari penjualan setiap hari.
“Menyesuaikan aja, namanya usaha harus ada untungnya, paling jadi Rp12 ribu, kalo pertamax belum tau,” ungkapnya.
Pria asal Madura itu bilang, setiap hari membeli stok bensin untuk usahanya di SPBU terdekat menggunakan tangki berwarna biru yang diangkut menggunakan motornya.
“Biasanya pake tangki, tapi dua bulan lalu udah nggak boleh, saya harus minjem motor gede, terus dikeluarin lagi bensin, empat kali bolak balik sehari,” jelasnya.
Untuk saat ini, Rosid hanya mengambil hasil dari satu botol bensin pertalite senilai Rp2.350 per liter dan Rp2.000 untuk pertamax.
“Kalo habis semua bensinnya, satu hari bisa dapet seratus ribu,” tambahnya. (nabil/red)



