linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Panduan Aman Melakukan Waxing
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Panduan Aman Melakukan Waxing
Gaya Hidup

Panduan Aman Melakukan Waxing

Hilal Ahmad 20 Maret 2024
Share
waktu baca 4 menit
Waxing (Foto : Grid)
Waxing (Foto : Grid)
SHARE

linimassa.id – Saat ini, waxing kini menjadi salah satu prosedur perawatan kulit yang sedang tren di kalangan wanita.

Contents
Cara WaxingHindari

Melalui waxing, kulit bisa terlihat lebih mulus dan bersih, sehingga membuat wanita semakin percaya diri. Waxing umumnya dilakukan di klinik kecantikan. Namun, tidak masalah jika ingin mencobanya sendiri di rumah, asalkan tahu caranya.

Laman Alodokter menyebut, waxing merupakan metode yang dilakukan dengan cara menarik menarik bulu-bulu pada tubuh hingga ke akarnya menggunakan lilin khusus (wax).

Metode ini bertujuan untuk menghilangkan bulu, agar kulit terlihat lebih mulus dan bersih.

Waxing umumnya dapat dilakukan di wajah, kaki, ketiak, lengan dan sekitar dada, maupun di sekitar kemaluan yang dikenal dengan istilah Brazilian waxing. Metode ini bisa bertahan selama 3–4 minggu hingga rambut atau bulu mulai tumbuh kembali.

 

Cara Waxing

Sebenarnya tidak masalah jika ingin melakukan waxing di rumah. Hanya saja, hal ini berisiko menimbulkan efek yang merugikan, jika Anda kurang memahami caranya.

Berikut adalah langkah-langkah melakukan waxing yang aman:

  1. Hindari penggunaan krim retinoid sebelum waxing

Krim yang mengandung retinol atau retinoid bisa menyebabkan iritasi dan pengelupasan pada kulit. Jika digunakan bersamaan dengan waxing, hal ini bisa membuat kulit melepuh dan terluka.

Oleh karena itu, agar efek samping ini tidak terjadi, dianjurkan untuk berhenti menggunakan obat oles yang mengandung retinoid selama beberapa hari sebelum melakukan waxing.

- Advertisement -
Ad imageAd image
  1. Bersihkan area kulit dan keringkan

Sebelum waxing dimulai, bersihkanlah terlebih dahulu area kulit yang akan ditetesi lilin khusus waxing. Hal ini penting untuk menghilangkan kotoran, sel kulit mati, dan sisa-sisa produk perawatan kulit. Setelah kulit selesai dibersihkan, keringkanlah bagian tersebut dengan kain bersih yang lembut.

  1. Ikuti petunjuk dalam menyiapkan lilin (wax)

Ada banyak jenis produk waxing yang kini tersedia di pasaran dan setiap produk ini memiliki cara penggunaan yang berbeda-beda. Maka dari itu, disarankan untuk membaca petunjuk penggunaan produk waxing di kemasannya dengan saksama, agar produk ini aman digunakan.

  1. Mengoleskan wax di area kulit

Setelah wax berubah menjadi bentuk kental, kamu bisa mulai mengoleskannya di area kulit yang diinginkan. Untuk mendapatkan hasil terbaik, bisa mengoleskan lilin atau wax searah dengan pertumbuhan rambut.

  1. Tempelkan dan lepaskan strip kain atau kertas

Ketika wax sudah terpapar rata di area kulit, barulah mulai menempelkan strip kain atau kertas di atas area yang ditetesi lilin dan diamkan beberapa detik. Setelah itu, Anda bisa menariknya dengan cepat ke arah yang berlawanan dengan arah pertumbuhan rambut.

Usai melakukan waxing, kamu bisa membersihkannya dengan kain dan tidak disarankan untuk mandi sampai kulit setelah waxing terasa nyaman dan tidak perih atau sakit.

Kamu juga disarankan untuk mengenakan pakaian longgar dan berbahan katun untuk menyerap keringat, dan mengoleskan pelembap bebas minyak guna mencegah penyumbatan pori-pori di kulit setelah waxing.

 

Hindari

Selain memahami cara melakukan waxing yang aman, kamu juga perlu tahu bahwa tidak semua kondisi kulit bisa di-waxing. Berikut adalah beberapa faktor yang membuat waxing tidak dianjurkan untuk dilakukan:

Menderita iritasi kulit

Memiliki luka terbuka di kulit, misalnya luka bakar atau koreng

Mengalami sunburn atau kulit terbakar akibat sinar matahari

Menderita penyakit kulit kronis, seperti eksim dan psoriasis

Memiliki kelainan autimun pada kulit, seperti penyakit lupus

Ibu hamil juga sebaiknya berhati-hati terhadap metode waxing, apalagi jika baru pertama kali mencobanya. Ini karena kondisi kulit ibu hamil mungkin bisa berbeda dari saat sebelum hamil.

Meski bisa membuat kulit lebih mulus, waxing juga bisa berbahaya, jika lilin yang digunakan terlalu panas atau cara penggunannya tidak benar. Hal ini bisa menimbulkan luka bakar.

Untuk mendapatkan hasil terbaik, waxing kulit memang sebaiknya dilakukan oleh ahli kecantikan yang telah terlatih.

Bila perlu, isa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit untuk memastikan apakah kondisi kulit Anda aman untuk dibersihkan dengan waxing. (Hilal)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
26 November 2025
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

SPPG Karangtanjung
Dapur MBG SPPG Karangtanjung Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Operasional Tetap Berjalan
News
Pemkot Serang
Tangani Banjir di Berbagai Wilayah, Pemkot Serang Ajukan Bantuan ke Provinsi dan Pusat
News
Tambang ilegal di Cilegon
Pemprov Banten Tutup Tambang Ilegal di Cilegon, Satgas Petakan Lokasi di Ciwandan dan JLS
News
Rekonstruksi
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak Kader PKS Dilaksanakan Tertutup di BBS 3
News
Huntara Cigobang
Bertahan Menginap di Kantor Bupati, Warga Huntara Cigobang Tuntut Kejelasan Hunian Permanen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?