linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Sunhaji Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah: Saya Tersinggung!
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Sunhaji Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah: Saya Tersinggung!
News

Sunhaji Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah: Saya Tersinggung!

Wivyh
4 Desember 2024
Share
waktu baca 2 menit
Sunhaji Penjual Es Teh
Sunjahi penjual es teh yang viral usai disebut gob*ok oleh Gus Miftah dalam sauatu kegiatan pengajian di Magelang. Kini, sosok Sunhaji viral dan mendapat berbagai bantuan hingga umroh gratis.
SHARE

Magelang, LINIMASSA.ID – Sunhaji penjual es teh keliling tak menyangka mendapatkan olok-olokan dari Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah saat acara pengajian di Magelang, Jawa Tengah, pada Rabu malam, 20 November 2024. 

Saat berjualan es teh keliling, Sunhaji “ditegur” oleh Miftah dan menerima hinaan kasar. 

“Es tehmu sih akeh (masih banyak)? Ya, sana jual goblok. Jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir,” kata Gus Miftah dalam vidio yang beredar luas di berbagai platform media sosial dan ramai diperbincangkan saat mengolok Sunhaji penjual es teh.

“Saya tersinggung. Wong saya lagi masuk ada suara kayak gitu,” kata Sunhaji, di kediamannya di Dusun Gesari, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, pada Rabu 4 Desember 2024. 

Sunhaji mengaku kecewa terhadap Miftah, seorang tokoh yang memiliki Pondok Pesantren Ora Aji di Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Pada momen itu semakin menyakitkan bagi Sunhaji karena sejumlah tokoh yang hadir dan dikenal sebagai ulama turut menertawakan dirinya. 

Acara selawat malam itu dihadiri oleh tokoh-tokoh seperti Habib Zaidan, Muhammad Yusuf Chudlori (Ketua DPW PKB Jateng), dan Usman Ali, pengasuh Asrama Perguruan Islam (API) Al Huda. 

Sunhaji bercerita, meski merasa tertekan, ia memilih untuk tetap melanjutkan aktivitas berjualannya. “Saya tetap berjualan. Saya mencari sangu buat pulang,” ujarnya. 

Dari hasil berjualan es teh, diakui bapak yang memiliki dua anak ini mencatat mendapatkan uang sebesar Rp 35.000 dari tujuh gelas yang terjual. Satu anaknya masih berstatus pelajar SMP dan yang lainnya di SD. 

“Uang itu buat beli bensin Rp 15.000 dan Rp 20.000 saya bawa pulang untuk sangu anak-anak,” jelasnya. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sunhaji telah berjualan es teh selama lebih kurang setahun setelah beralih dari pekerjaannya sebagai tukang kayu akibat cedera pada tangan kirinya. “Jadinya, untuk angkat yang berat-berat tidak kuat. Makanya, saya jualan seperti ini,” ceritanya. 

Sunhaji selalu berharap dapat terus berjuang di acara-acara besar yang menarik banyak pengunjung, seperti pengajian akbar, untuk mencari nafkah bagi keluarganya. 

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

pelebaran jalan
Tuntut Percepatan Pelebaran Jalan Serdang-Bojonegara-Puloampel, KMBP Gelar Aksi Selama 3 Hari
News
Musim kemarau
Musim Kemarau di Banten Diperkirakan Berlanjut hingga Oktober 2026
News
kekerasan terhadap anak
Sepanjang 2026, 133 Kasus Kekerasan terhadap Anak di Kabupaten Serang
News
THM di Kota Serang
Sidak THM di Kota Serang yang Masih Beroperasi, Ketua DPRD Temukan Miras dan LC
News
Perusahaan tambang di Kabupaten Serang
Perusahaan Tambang di Kabupaten Serang Diminta Taati Aturan Jam Operasional
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan