linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Mengenang Para Jurnalis, Inti Hari Jurnalis Internasional
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Mengenang Para Jurnalis, Inti Hari Jurnalis Internasional
Gaya Hidup

Mengenang Para Jurnalis, Inti Hari Jurnalis Internasional

Hilal Ahmad
21 November 2023
Share
waktu baca 3 menit
Hari jurnalis internasional. (Foto : Forbes)
Hari jurnalis internasional. (Foto : Forbes)
SHARE

linimassa.id – Ternyata, Hari Jurnalis Internasional atau International Journalist Day, merupakan hari yang dirayakan untuk mengenang para jurnalis yang telah mengorbankan nyawa saat menjalankan tugas mereka.

Peringatan setiap 19 November ini untuk menghargai jurnalis atau wartawan yang berfungsi sebagai mata dan telinga publik.

Mereka bertanggung jawab untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan publik. Oleh karena itu, penting untuk memiliki satu hari untuk mengakui upaya mereka.

Di seluruh dunia, jurnalis menghadapi ancaman terhadap nyawa mereka. Beberapa sengaja dijadikan target dan dibunuh karena pekerjaan mereka, sementara yang lain terbunuh dalam insiden seperti ledakan bom.

Banyak pemerintah di seluruh dunia menjadikan jurnalis sebagai sasaran pelecehan, intimidasi, dan kekerasan saat mereka meliput berita politik.

Selama ini, jurnalis sudah bekerja keras demi kepentingan banyak orang, dan bertanggung jawab untuk memberi informasi penting.

 

Digital

Saat ini, masyarakat semakin banyak mengonsumsi berita secara digital melalui e-reader, smartphone/HP, dan perangkat elektronik lainnya.

Namun, pemberitaan dengan media lama seperti surat kabar atau buletin juga tidak boleh terlupakan.

Melansir National Today, jurnalisme atau profesi wartawan sudah ada sejak Dinasti Han di Tiongkok, yang memanfaatkan buletin berita yang diterbitkan secara rutin.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Namun, baru pada abad ke-17, publikasi yang melaporkan berita kepada masyarakat umum dengan cara yang standar mulai bermunculan.

Teknologi pencetakan massal seperti mesin cetak pun dikembangkan dan memungkinkan pendirian surat kabar untuk menyediakan berita kepada khalayak.

Penerbit surat kabar swasta di Tiongkok dimulai pada akhir Dinasti Ming pada 1582.

Di Eropa, surat kabar pertama sering dikenal dengan nama “Relation aller Fürnemmen und gedenckwürdigen Historien” karya Johann Carolus.

Surat kabar tersebut diterbitkan pada tahun 1605 di Strasbourg.

Di beberapa wilayah seperti Kekaisaran Romawi dan Kerajaan Inggris, perusahaan jurnalistik dimulai sebagai usaha swasta.

Negara-negara lain seperti Prancis dan Prusia mengontrol pers dengan ketat, memperlakukannya terutama sebagai saluran propaganda pemerintah dan melakukan sensor secara konsisten

Pemerintahan lain seperti Kekaisaran Rusia bahkan lebih waspada terhadap jurnalis. Mereka secara efektif melarang publikasi jurnalistik hingga pertengahan abad ke-19.

Ketika publikasi surat kabar menjadi praktik yang lebih mapan dari waktu ke waktu, para penerbit pun meningkatkan jumlah publikasi menjadi mingguan atau harian. Pusat perdagangan seperti London, Amsterdam, dan Berlin memiliki konsentrasi surat kabar yang lebih banyak.

Sementara itu, Amerika Latin mendirikan surat kabar pertamanya pada pertengahan hingga akhir abad ke-19. Kini, masyarakat banyak mengonsumsi berita secara digital melalui beberapa perangkat elektronik yang ada. (Hilal)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Pegadaian Pondok Aren
Eks Pengelola Pegadaian Pondok Aren Didakwa Korupsi, Kerugian Capai Rp1,66 Miliar
News
ledakan
Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Dipastikan Bukan Bom, Dua Orang Meninggal Dunia
News
Krakatau Steel
Krakatau Steel Resmi Merger KSI dan KIT, Infrastruktur Jadi Entitas Penerus
News
Narkotika
Narkotika dan Kekerasan Seksual Anak Jadi Perhatian Kejari Lebak, Puluhan Perkara Ditangani
News
KAI
KAI Daop 1 Jakarta Catat Ribuan Barang Tertinggal Senilai Rp4,46 Miliar, Lebih dari 2.000 Telah Dikembalikan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan