linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Longsor di Puncak Gunung Karang, Warga Pagerbatu Diliputi Kekhawatiran
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Longsor di Puncak Gunung Karang, Warga Pagerbatu Diliputi Kekhawatiran
News

Longsor di Puncak Gunung Karang, Warga Pagerbatu Diliputi Kekhawatiran

Andra
12 Januari 2026
Share
waktu baca 2 menit
Gunung Karang
Puncak Gunung Karang longsor
SHARE

PANDEGLANG, LINIMASSA.ID — Warga Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, dikejutkan oleh suara dentuman keras yang terdengar dari arah Puncak Gunung Karang.

Suara tersebut diduga berasal dari runtuhnya sebagian lereng gunung akibat longsor.

Peristiwa serupa sebenarnya pernah terjadi sebelumnya. Pada Rabu, 15 September 2021, lereng Puncak Gunung Karang juga mengalami longsor, meski saat itu tidak menimbulkan dampak bencana.

Namun kejadian tersebut menyisakan area lereng yang menjadi gundul dan rusak, tanpa adanya upaya penanaman kembali atau rehabilitasi dari pihak berwenang.

Kondisi itu akhirnya memicu longsor susulan Puncak Gunung Karang. Pada Senin, 12 Januari 2026, material tanah kembali runtuh dan menyebabkan area longsoran melebar.

Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan warga Pagerbatu akan potensi bencana yang lebih besar.

Keresahan Warga Lereng Gunung Karang

Oman, salah seorang warga Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, mengaku cemas melihat kondisi lereng Gunung Karang yang semakin rapuh.

“Secara administratif, lokasi longsor berada di wilayah Kelurahan Pagerbatu, Kecamatan Majasari,” ujar Oman, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, meski masuk wilayah administratif Pagerbatu, kawasan tersebut berada di bawah kewenangan Perhutani dan termasuk dalam kawasan Hutan Lindung Gunung Karang.

“Pada 2021 sudah pernah longsor, dan sekarang kejadian lagi dengan kondisi yang lebih parah. Longsorannya makin luas dan ini membuat warga merasa waswas,” ungkapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kekhawatiran warga bukan tanpa alasan. Mereka takut kejadian tersebut berkembang menjadi bencana besar, seperti banjir bandang atau longsoran tanah yang dapat menimbun permukiman, sebagaimana pernah terjadi di daerah lain.

“Curah hujan saat ini cukup tinggi. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap kestabilan lereng di Puncak Gunung Karang,” katanya.

Oman berharap pihak-pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan penilaian kondisi lereng Gunung Karang sebagai langkah mitigasi.

“Kalau dilakukan pengecekan sejak dini, potensi ancaman bencana bisa segera diantisipasi,” pungkasnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

WNA
756 WNA Urus Surat Keterangan Tempat Tinggal di Kabupaten Serang
News
Buruh di Banten
Buruh di Banten Rentan Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal
News
Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan