LINIMASSA.ID – PT Krakatau Pipe Industries (KPI) mulai merealisasikan pengiriman perdana pipa baja untuk proyek transmisi gas Dumai–Sei Mangkei pada Kamis, 19 Februari 2026.
Perusahaan yang merupakan anak usaha dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk tersebut mendapat kepercayaan memasok sebanyak 83.000 ton pipa baja guna mendukung pembangunan jaringan gas sepanjang 540 kilometer.
Acara seremoni pelepasan pengiriman dilaksanakan di area produksi KPI dan dihadiri manajemen perusahaan serta perwakilan pemerintah.
Proyek transmisi gas Dumai–Sei Mangkei sendiri termasuk dalam daftar infrastruktur energi strategis nasional yang ditargetkan tuntas pada tahun ini.
Direktur Komersial, Pengembangan Usaha dan Portofolio PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Hernowo, menjelaskan distribusi pipa dilakukan secara bertahap melalui jalur darat dan laut agar target penyelesaian dapat tercapai.
Pengiriman awal menggunakan armada truk, sementara secara paralel juga dilakukan pengangkutan via kapal dengan muatan sekitar 4.000 ton. Proses tersebut akan terus berlanjut hingga seluruh kebutuhan 83.000 ton terpenuhi.
PT Krakatau Sesuaikan Kapasitas
Ia menambahkan, perusahaan PT Krakatau menyesuaikan kapasitas produksi dengan target percepatan yang ditetapkan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Perwakilan Ditjen Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menilai pengiriman perdana ini menjadi momen penting dalam pembangunan jaringan transmisi gas nasional.
Dari pipa-pipa tersebut nantinya akan terhubung jalur sepanjang 540 kilometer yang membentang dari Dumai hingga Sei Mangkei.
Menurutnya, penunjukan Krakatau Steel Group sebagai pemasok didasarkan pada kapasitas dan standar produksi yang telah diakui secara internasional. Sebagai BUMN baja, perusahaan dinilai memiliki kompetensi untuk mendukung proyek strategis tersebut.
Laode juga menekankan bahwa pengendalian jadwal pengerjaan menjadi perhatian utama pemerintah. Karena proyek ini dibiayai melalui APBN, penyelesaiannya harus tepat waktu serta dapat dipertanggungjawabkan.



