SERANG, LINIMASSA.ID – Bencana banjir yang melanda Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Korban merupakan seorang lanjut usia bernama Marto (60), warga Kampung Bogeg, Desa Citasuk.
Saat peristiwa banjir terjadi, korban diketahui tengah berada seorang diri di dalam rumah dan sedang mengalami sakit stroke. Kondisi tersebut membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri ketika air mulai masuk ke rumahnya.
Anggota Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Serang, Jhoni Ewangga, menyampaikan bahwa banjir di wilayah Kabupaten Serang berdampak pada empat desa yang tersebar di dua kecamatan.
Desa Citasuk dan Cikalumpang terdampak di Kecamatan Padarincang, sementara Desa Rancasanggal dan Karang Surga terdampak di Kecamatan Cinangka.
“Total ada empat desa yang terdampak banjir, dua berada di Kecamatan Padarincang dan dua lainnya di Kecamatan Cinangka,” ujar Jhoni, Senin (29/12/2025).
Banjir Padarincang Telan 1 Korban Jiwa
Ia menjelaskan, korban jiwa akibat banjir tercatat satu orang lansia di Kecamatan Padarincang. Pada saat kejadian, korban sedang sakit dan tidak ditemani anggota keluarga karena keluarga sedang berada di luar rumah.
“Korban memang dalam kondisi sakit dan berada sendirian ketika banjir datang,” jelasnya.
Menurut Jhoni, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Padarincang pada malam kejadian, menyebabkan Sungai Cikalumpang meluap. Air kemudian menggenangi permukiman warga dan masuk ke dalam rumah korban.
“Karena sakit, korban tidak bisa menyelamatkan diri. Ketinggian air di beberapa lokasi mencapai sekitar 60 sentimeter,” ungkapnya.
BPBD Kabupaten Serang menerima laporan kejadian banjir sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah menerima laporan, tim langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu evakuasi warga terdampak.
“Tim kami bekerja hingga dini hari dan kembali sekitar pukul 05.00 WIB setelah kondisi air mulai surut,” pungkas Jhoni.



