PANDEGLANG, LINIMASSA.ID – Kebakaran besar melanda Pasar Baru Labuan, Kabupaten Pandeglang, dan mengakibatkan puluhan kios ludes terbakar.
Peristiwa yang terjadi di kawasan Labuan itu menimbulkan kerugian materi cukup besar bagi para pedagang.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, titik api diduga berasal dari salah satu kios Pasar Baru Labuan yang menjual kebutuhan pokok.
Kebakaran diperkirakan dipicu arus pendek listrik. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta.
Pantauan di lokasi Pasar Baru Labuan menunjukkan sisa bangunan kios rata dengan tanah.
Asap masih tampak mengepul setelah proses pendinginan selesai dilakukan. Beberapa bagian bangunan, termasuk pelat besi, terlihat meleleh akibat suhu panas tinggi.
Kronologi Kebakaran Pasar Baru Labuan
Petugas keamanan pasar, Rudi, menuturkan bahwa sekitar pukul 17.00 WIB ia melihat empat kios Pasar Baru Labuan sudah dalam kondisi terbakar hebat.
Api dengan cepat membesar disertai letupan dari instalasi listrik di sejumlah kios, sehingga ia tak dapat mendekat.
Ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Setelah armada damkar tiba, warga sekitar turut membantu proses pemadaman. Rudi juga berinisiatif merobohkan sebagian bangunan agar api tidak merembet ke kios lain.
Menurutnya, total 24 kios terdampak dalam insiden tersebut. Sebagian besar kios menjual sembako seperti tomat, minyak kelapa, kecap, bumbu olahan, hingga parutan kelapa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Pasar tersebut diketahui dikelola oleh PT Sinar Labuan Sejahtera dan merupakan pasar swasta. Rudi menyebut, keputusan terkait pemulihan dan pengelolaan selanjutnya menjadi kewenangan pihak perusahaan.
Sementara itu, salah satu pedagang ayam potong, Husein, mengaku kebakaran ini menjadi pukulan berat, terlebih menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ia menilai lokasi pasar cukup strategis dan berharap tidak ada relokasi yang justru menyulitkan pedagang.
Husein memperkirakan kerugian pribadi yang dialaminya kurang dari Rp5 juta karena barang dagangan yang baru saja diturunkan langsung habis terbakar. Ia berharap pengelola segera mengambil langkah pemulihan agar aktivitas jual beli dapat kembali berjalan normal.



