CILEGON, LINIMASSA.ID – Sebuah insiden kebakaran berskala kecil terjadi di KMP Amarisa, kapal milik PT Alhadii Lampung Berjaya, saat melayani penyeberangan rute Bakauheni–Merak pada Senin, 26 Januari 2025.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, menjelaskan bahwa api muncul di area Deck A bagian kiri kapal KMP Amarisa, tepatnya di sekitar ruang kelas ekonomi penumpang.
“Telah terjadi insiden kebakaran terbatas di area Deck A sisi kiri, berdekatan dengan ruang ekonomi penumpang KMP Amarisa,” kata Windy dalam pernyataan resminya.
Berdasarkan laporan awal, kejadian diketahui sekitar pukul 09.55 WIB saat kapal KMP Amarisa berada di koordinat 05°52,902” Lintang Selatan dan 105°47,601” Bujur Timur.
Awak kapal segera melakukan langkah penanganan sesuai standar keselamatan yang berlaku.
“Penanganan dilakukan secara cepat dan terukur oleh awak kapal, sehingga api dapat dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.05 WIB,” ujarnya.
KMP Amarisa Terbakar
Windy menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden KMP Amarisa tersebut. Kerugian yang ditimbulkan pun tergolong ringan.
“ASDP memastikan tidak ada korban jiwa. Dampak kebakaran hanya berupa kerusakan ringan, seperti terbakarnya lapisan cat kapal dan tangga pandu,” jelasnya.
Setelah kondisi dinyatakan aman, KMP Amarisa melanjutkan pelayaran dan berhasil bersandar di Pelabuhan Merak tanpa kendala.
“Kapal sandar dengan aman di Dermaga 3 Pelabuhan Merak pada pukul 11.44 WIB dan saat ini berada di area labuh untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh pihak regulator,” tambah Windy.
ASDP hingga kini terus menjalin koordinasi dengan otoritas pelabuhan dan pihak terkait guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
“Koordinasi terus dilakukan untuk memastikan proses investigasi berjalan lancar serta menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan operasional pelabuhan tetap sesuai ketentuan,” tuturnya.
Selain itu, ASDP mengingatkan seluruh pengguna jasa penyeberangan agar selalu mematuhi prosedur dan aturan keselamatan selama berada di atas kapal.



