linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Jenazah di Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Jenazah di Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda
News

Jenazah di Enggano Teridentifikasi sebagai ABK Arupadhatu 1 yang Hilang di Selat Sunda

Andra
24 September 2026
Share
waktu baca 3 menit
Arupadhatu 1
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki saat berbincang dengan keluarga mendiang Sukarman, ABK Arupadhatu 1
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Penantian keluarga korban hilangnya Kapal Arupadhatu 1 mulai menemukan kepastian. Satu jenazah tanpa identitas yang ditemukan di wilayah perairan Pulau Enggano, Bengkulu, dipastikan merupakan salah satu dari delapan orang yang berada di kapal tersebut.

Kepastian identitas diperoleh melalui pemeriksaan DNA yang dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusdokkes Polri. Jenazah tersebut diketahui bernama Surakman alias Sukarman, yang merupakan anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, jasad yang terindikasi ABK Arupadhatu 1 itu berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan pada Sabtu, 12 September 2026, di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.

“Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu sebelumnya ditemukan pada Sabtu, 12 September 2026 di perairan Sawang Bengkok, Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu,” kata Hengki, Rabu, 23 September 2026.

Ketika pertama kali ditemukan, korban Arupadhatu 1 belum diketahui identitasnya dan dicatat sebagai Mr X. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui mengenakan celana pendek berwarna hitam, memiliki tinggi sekitar 163 sentimeter, serta diperkirakan berusia sekitar 50 tahun.

Proses identifikasi kemudian dilakukan melalui koordinasi antara Kabiddokkes Polda Banten dan Kabid Dokkes Polda Bengkulu. Tim DVI mencocokkan informasi antemortem milik delapan orang yang berada di dalam Arupadhatu 1 dengan data postmortem jenazah yang ditemukan di Enggano.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan sejumlah parameter identifikasi primer, antara lain sidik jari, data gigi, serta analisis DNA.

DNA Identik ABK Arupadhatu 1

Hasil pemeriksaan DNA dalam Operasi DVI Pusdokkes Polri menyatakan jenazah berkode PM/62/P.ENGGANO/001 memiliki kecocokan genetik dengan Surakman, ABK Arupadhatu 1. Dengan demikian, korban dipastikan merupakan salah satu kru Arupadhatu 1 yang hilang kontak.

“Jasad tersebut diketahui Surakman alias Sukarman. Ia merupakan ABK kapal yang hilang kontak bersama lima jurnalis dan dua kru lainnya ketika melakukan perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas erupsi,” ujar Hengki.

Sebelumnya, Arupadhatu 1 berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Kapal tersebut membawa delapan orang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Mereka terdiri dari M. Bagus Khoirunnas yang merupakan fotografer Antara, Ari Basuki dari Merdeka.com, Warta sebagai nakhoda, Sukarman selaku ABK, serta Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu.

Selain itu, terdapat Firman Daus dari Anadolu Agency, Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas, dan Yudistiro Pranoto dari iNews.

Kapal tersebut sedianya membawa rombongan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi.

Namun, kontak dengan rombongan kemudian terputus. Informasi mengenai hilangnya kapal baru diterima aparat pada Selasa, 8 September 2026 sekitar pukul 13.55 WIB.

Kapolsek Carita Iptu Supandi memperoleh laporan melalui aplikasi WhatsApp dari Bayu, jurnalis Antara Banten. Laporan tersebut berisi informasi mengenai hilangnya kontak lima jurnalis dan tiga kru yang berangkat menggunakan Kapal Arupadhatu 1.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Cilegon
Pemkot Cilegon Bubarkan 10 UPTD, Pengelolaan Dialihkan ke OPD
News
Polda Banten
Polda Banten Amankan 8 Pekerja dari Tambang Batubara Ilegal di Lebak
News
Pemkot Tangsel Bapenda Tangsel
Pemkot Tangsel Kembali Raih Peringkat 1 TP2DD BI, Konsisten Bangun Ekosistem Digital Pelayanan Daerah
Pemerintahan
ABK Arupadhatu 1
Hasil Tes DNA Pastikan Surakman, ABK Arupadhatu 1, Termasuk Korban yang Ditemukan di Enggano
News
Guru di tangsel
Oknum Guru di Tangsel Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lakukan Pelecehan ke Siswa
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan