linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Ini Penyebab Harga Kebutuhan Pokok di Kota Serang Melonjak
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Ini Penyebab Harga Kebutuhan Pokok di Kota Serang Melonjak
News

Ini Penyebab Harga Kebutuhan Pokok di Kota Serang Melonjak

Andra
2 Januari 2025
Share
waktu baca 3 menit
Kebutuhan Pokok
Faktor penyebab kebutuhan pokok di Kota Serang naik
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Di awal 2025, sejumlah harga kebutuhan pokok di Kota Serang mengalami kenaikan signifikan.

Fenomena ini menjadi perhatian, terutama pada komoditas seperti minyak goreng subsidi Minyak Goreng Kita, yang dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Hasil pantauan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang mengungkap bahwa kebutuhan pokok seperti minyak goreng subsidi tersebut dijual Rp18 ribu per liter di Pasar Induk Rau.

Padahal, HET yang ditetapkan pemerintah pusat pada bulan Agustus 2024 adalah Rp15.700.

Kepala Bidang Perdagangan DinkopUKMPerindag Kota Serang, Wiwi Laras, menjelaskan, kenaikan harga kebutuhan pokok ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk tingginya permintaan masyarakat menjelang tahun baru.

“Permintaan yang tinggi ditambah pasokan yang terbatas membuat harga naik. Fenomena ini sesuai dengan hukum ekonomi. Kami akan melaporkan kondisi ini ke pemerintah pusat untuk dicarikan solusi,” jelas Wiwi, Senin, 30 Desember 2024.

Selain minyak goreng, harga komoditas lain seperti cabai rawit merah juga melonjak drastis hingga mencapai Rp75.000 per kilogram, dari harga normal sekitar Rp20.000.

Telur ayam naik menjadi Rp31.000 hingga Rp32.000 per kilogram, sementara harga daging ayam tetap stabil di kisaran Rp35.000 per kilogram.

Menurut Wiwi, kenaikan harga ini tidak hanya disebabkan oleh meningkatnya permintaan, tetapi juga tradisi masyarakat yang ingin merayakan tahun baru dengan hidangan spesial.

“Akhir tahun selalu menjadi momen peningkatan konsumsi. Semua orang ingin merayakan dengan makanan terbaik, sehingga permintaan melonjak,” tambahnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan barang dan menstabilkan harga, terutama bagi komoditas strategis seperti minyak goreng subsidi.

“Kami akan terus memantau dan mencari solusi agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” tutup Wiwi.

Ini Faktor Penyebab Utama Naiknya Harga Kebutuhan Pokok

Kebutuhan Pokok
Warga membeli kebutuhan pokok di Pasar Rau Kota Serang

Kebutuhan pokok di Kota Serang masih mengandalkan stok dari luar daerah.

Beberapa hari ke belakang, sejumlah kebutuhan pokok di Kota Serang mengalami kenaikan. Seperti minyak goreng, hingga telur. Kenaikan harga kebutuhan pokok itu disebut akibat petani yang gagal panen.

“Komoditi kita itu lebih banyak dari luar. Di Kota Serang ada, tapi terbatas. Sehingga, kita perlu suply dari luar, seperti Jawa dan Lampung. Karena itu lonjakan harga terjadi,” Kepala Bidang Perdagangan pada DinkopUKMPerindag Kota Serang, Wiwi Laras

Selain itu, terhambatnya pengiriman kebutuhan pokok dari Lampung dan Palembang untuk Masuk ke Merak yang beberapa hari lalu terdampak angin dan ombak besar.

“Hasil temuan itu kami laporan kepada pimpinan. Kemungkinan pimpinan memberikan tugas untuk memberikan surat teguran dan informasi untuk tidak menjual harga eceran tertinggi, terkhusus minyak goreng,” kata Wiwi.

Pihaknya saat ini tengah membuat warung inflasi. “Kami membuat warung inflasi yang bekerjasama dengan BUMD Provinsi Banten, dan sekarang sedang perbaikan warung,” kata Wahyu.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

WNA
756 WNA Urus Surat Keterangan Tempat Tinggal di Kabupaten Serang
News
Buruh di Banten
Buruh di Banten Rentan Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal
News
Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan