linimassa.id – Hari Suara Sedunia atau World Voice Day diperingati setiap 16 April. Sebagai sebuah inisiatif global, Hari Suara Sedunia sebagai ajang edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya suara dalam kehidupan sehari-hari.
Laman National Today menyebut, suara manusia terbentuk melalui serangkaian proses yang melibatkan berbagai organ vital, seperti paru-paru, kotak suara, dan artikulator.
Paru-paru berperan dalam menghasilkan aliran udara yang diperlukan untuk memicu getaran pada pita suara.
Pita suara kemudian menggunakan tekanan udara tersebut untuk menciptakan denyut yang menjadi sumber suara dari laring. Otot-otot di sekitar laring bekerja keras untuk mengatur panjang dan ketegangan pita suara, yang menentukan karakter suara.
Tujuan
Setiap peringatan memiliki tujuan. Tujuannya adalah untuk menunjukkan betapa besarnya nilai suara dalam kehidupan bermasyarakat sehari hari. Yuk simak tujuan lainnya peringatan ini:
- Edukasi Publik: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan saluran vokal dan memahami proses terbentuknya suara.
- Menghargai Keragaman Suara: Mengapresiasi keanekaragaman suara manusia dan memahami bahwa setiap suara memiliki nilai dan keunikan tersendiri.
- Promosi Kesehatan Saluran Vokal: Memberikan informasi tentang pentingnya perawatan dan pencegahan gangguan pada saluran vokal untuk mendukung komunikasi yang efektif.
- Pemberdayaan Individu: Memberikan pemahaman kepada individu tentang bagaimana cara menggunakan suara mereka dengan benar dan efisien untuk ekspresi diri yang lebih baik.
Dengan memperingati Hari Suara Sedunia, masyarakat diharapkan dapat lebih menghargai keunikan dan kepentingan suara manusia dalam kehidupan sehari-hari serta menjaga kesehatan saluran vokal untuk komunikasi yang lebih baik.
Melatih Suara
Hari suara sedunia membawa kesadaran dunia akan perlunya mencegah masalah suara, melatih suara artistik, merehabilitasi suara yang sakit atau menyimpang serta meneliti penerapan dan fungsi suara.
Selain itu peringatan ini juga dikhususkan untuk merayakan fenomena suara manusia dan meningkatkan kesadaran akan isu isu yang memengaruhi kesehatan suara.
Suara manusia telah ada selama manusia itu sendiri ada. Suara manusia terdiri dari suara yang dihasilkan oleh orang tersebut melalui saluran vokal. Beberapa tindakan yang dihasilkan dari suara antara lain berbicara, bernyanyi, tertawa, menangis, menjerit, berteriak dan bersenandung.
Tujuan lain dari diselenggarakannya hari suara sedunia adalah untuk mendorong orang orang yang menggunakan suara mereka pada kesenangan atau bisnis untuk mempelajari bagaimana mereka dapat menjaga suara mereka serta mengetahui bagaimana seseorang dapat mencari bantuan serta pelatihan dan juga mendukung penelitian yang dilakukan mengenai suara.
Produksi suara biasanya dipelajari dan diterapkan di banyak disiplin ilmu seperti biologi, seni, fonetik, psikologi, fisika, musik, patologi bicara bahasa serta kedokteran.
Ide untuk mendedikasikan hari istimewa ini setiap tahun tanggal 16 april pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 oleh society of laryngology & voice di brazil.
Pada tahun 2002 Profesor Mario Andre seorang ahli laringologi portugis, yang saat itu menjabat sebagai Presiden Masyarakat Laringologi Eropa, menyarankan agar masyarakat di seluruh dunia merayakan hari suara sedunia.
Gagasan itu di kembangkan lebih lanjut dan diadopsi di berbagai negara. Pada tahun 2012 lalu Dr Filipa dari Portugal, Profesor Tecumseh Fitch dari Austria dan Profesor Johan Sundberg dari Swedia, yang semuanya merupakan peneliti suara, mengundang pakar suara dari beberapa negara untuk membentuk kelompok global pada perayaan hari suara sedunia.
Saat ini grup tersebut memiliki 66 anggota dan para anggota ini memprakarsai serta membantu dan mengoordinasikan acara hari suara sedunia di negaranya masing masing dengan berbagai macam kegiatan setiap tahunnya. (Hilal)



