SERANG, LINIMASSA.ID – Gunung Kaupas yang terletak di Kampung Cibodas, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, dilaporkan mengalami longsor pada Selasa 6 Januari 2026.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.40 WIB dan sempat direkam oleh warga di sekitar lokasi.
Dalam rekaman video yang beredar, terdengar suara seorang pria yang menginformasikan bahwa telah terjadi longsor di kawasan Gunung Kaupas, Padarincang.
Sekretaris Kecamatan Padarincang, Daniel Suherland, menjelaskan bahwa titik longsoran berada cukup jauh dari permukiman warga, yakni sekitar satu kilometer dari Kampung Cibodas.
“Lokasinya berada di area perbukitan yang biasa dimanfaatkan warga untuk perkebunan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor Gunung Kaupas ini,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).
Daniel menyebutkan, longsor diduga dipicu oleh pergerakan tanah di kawasan tersebut. Pasalnya, kejadian berlangsung saat kondisi cuaca cerah tanpa hujan maupun angin kencang.
“Kemungkinan karena vegetasi di sana sudah jarang, tidak banyak pohon besar. Bisa juga dipengaruhi pergerakan tanah atau getaran gempa, apalagi di wilayah Mancak juga terjadi longsor. Saat kejadian cuaca sedang cerah,” jelasnya.
Luas Longsor Gunung Kaupas
Ia menambahkan, luas area yang terdampak longsor Gunung Kaupas diperkirakan mencapai sekitar 5.000 meter persegi. Beruntung, lokasi tersebut merupakan lahan perkebunan sehingga tidak terdapat rumah warga.
Sementara itu, Anggota Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Serang, Jhoni Ewangga, mengatakan bahwa wilayah longsor berada di lereng perbukitan dengan kemiringan cukup curam.
“Masih ada potensi terjadinya longsor susulan, terutama jika turun hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi,” ungkapnya.
Menurutnya, risiko lanjutan yang perlu diwaspadai adalah pergerakan tanah susulan yang dapat menambah volume material longsor dan berpotensi mengganggu akses jalan maupun mengancam permukiman warga.
“Rekomendasi kami adalah melakukan evakuasi sementara bagi warga yang berada di zona rawan serta di sepanjang jalur potensi aliran material longsor,” pungkasnya.



